KAB. CIREBON, (FC).- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon memberikan pembinaan dan sosialisasi standar usaha pariwisata kepada puluhan pelaku industri pariwisata di salah satu hotel di Kecamatan Kedawung, kemarin.
Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Abraham Mohamad mengatakan, pariwisata memiliki kontribusi yang besar terhadap perekonomian nasional, baik dari segi pendapatan maupun penyerapan tenaga kerja. Karena itu, pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sektor pariwisata.
Salah satunya peningkatan itu, melaksanakan sosialisasi standar usaha pariwisata bagi pelaku industri pariwisata. “Standar usaha pariwisata, klarifikasi yang mencangkup aspek produk, pelayanan, dan pengelolaan usaha pariwisata. Standar usaha pariwisata ini disusun untuk menjamin kualitas dan daya saing usaha pariwisata,” paparnya.
Kata Abraham, penerapan standar usaha pariwisata akan memberikan manfaat. Seperti meningkatnya produk, pelayanan, kepuasan pengunjung, dan juga meningkat kepercayaan pengunjung. “Kegiatan ini diharapkan menjadi pedoman bagi pelaku usaha pariwisata dalam mengembangkan dan menjalankan usahanya. Sehingga dapat memberikan produk dan pelayanan yang berkualitas pada wisatawan,” ujarnya.
Ditambah lagi, adanya perkembangan akses transportasi seperti di bukanya Tol Cisumdawu, Bandara Internasional Kertajati Majalengka, dan juga kereta cepat akan sangat menunjang kemajuan daerah.
Termasuk rencana pengembangan Kawasan Metropolitan Rebana. Sehingga, Kabupaten Cirebon harus menyambut positif untuk bisa mendapatkan peluang dan efeknya.
“Melalui sosialisasi ini, para pelaku usaha pariwisata harus bisa menyambut dan mengambil peluangnya dengan meningkatkan kualitas pelayanan, dan juga fasilitas penunjang untuk kenyamanan para wisatawan dari luar daerah,” tandasnya. (Ghofar)














































































































Discussion about this post