KOTA CIREBON, (FC).- Ratusan anak-anak pada Rabu (26/7) pagi, meramaikan suasana di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Cirebon.
Anak-anak ini berasal dari Kober Melati Desa Tuk, Kober Alam Nur Cendekia Watubelah dan anak usia dini dari kalangan umum.
Mereka terlihat antusias berkunjung ke Perpustakaan 400, dengan didampingi para guru dan orang tuanya. Terlihat juga ada anak-anak usia SD sampai SMA dari SLB Pancaran Kasih C Perjuangan Kota Cirebon dan SLB Tunas Kemuning Desa Tuk Kabupaten Cirebon.
Mereka datang berkunjung ke Perpustakaan 400 dalam kegiatan Memperingati Hari Anak Nasional 2023 yang jatuh pada tanggal 23 Juli setiap tahunnya.
Bertepatan dengan itu, hadir Bunda Literasi Kota Cirebon yang juga Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati.
“Saya berharap anak-anak terus senang membaca dan memanfaatkan Perpustakaan sebagai tempat berbagai macam ragam buku untuk dibaca anak-anak agar menjadi generasi yang cerdas,” jelas Eti..
Peringatan Hari Anak Nasional menjadi bertambah spesial, karena Bunda Literasi juga membacakan buku cerita bergambar dengan judul Ben Kecil dari Penerbit BIG.
Buku ini tentang anak berkebutuhan khusus yang memiliki hati yang luas, dan selalu bersyukur meski sering diejek teman-temannya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan anak2 membuat hands print atau cap tangan di kain kanvas.
Sementara, Kepala Dispusip Kota Cirebon Gunawan, Atd.Dea mengatakan, Hari Anak Nasional penting diperingati agar orang dewasa memberikan hak-hak yang dibutuhkan anak.
Sehingga anak tumbuh dengan baik, mendapat pendidikan, didengar pendapatnya dan terlindungi dari hal-hal yang bisa merusak masa depannnya.
Perpustakaan 400 sebagai tempat belajar masyarakat menginginkan semua anak, tak terkecuali anak-anak berkebutuhan khusus bisa mengakses Perpustakaan untuk meningkatkan kemampuan literasi anak.
Gunawan juga menuturkan, Perpustakaan dan Kearsipan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak-anak sebagai pembaca cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia.
“Melalui perpustakaan, anak-anak dapat mengeksplorasi dunia melalui buku-buku yang kaya akan ilmu pengetahuan, fantasi, dan kisah-kisah inspiratif. Kami berkomitmen untuk terus menyediakan koleksi buku yang bermutu dan relevan bagi perkembangan intelektual dan emosional mereka,” ungkapnya.
Selain itu, kearsipan juga memegang peranan penting dalam mencatat dan melestarikan warisan budaya, sejarah, dan identitas kota Cirebon.
Anak-anak sebagai generasi penerus, perlu diajak untuk mengenal dan mencintai sejarah kota tempat mereka berada, sehingga dapat menjadi warga yang mencintai dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa.
“Dalam rangka menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan dan pembelajaran anak, kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, orangtua, dan sekolah untuk bersama-sama menciptakan budaya literasi dan cinta akan buku. Mari kita bahu-membahu membimbing dan memberikan dorongan kepada anak-anak untuk terus belajar, mengeksplorasi, dan berkembang agar dapat mencapai potensi yang terbaik,” pungkas Gunawan. (Agus)

















































































































Discussion about this post