KOTA CIREBON, (FC).- Harga rumah subsidi tahun 2023 resmi mengalami kenaikan menjadi Rp162 juta.
Kenaikan harga rumah subsidi disambut gembira kalangan pengembang di Cirebon.
Sebelumnya, harga rumah subsidi adalah Rp150,5 juta. Sejak 2020 belum ada kenaikan harga karena pandemi.
Ketua REI Komisariat Cirebon, Gunadi mengatakan, ketentuan batasan harga jual KPR Subsidi sudah keluar melalui Permen PUPR per tanggal 23 Juni 2023.
“Untuk Cirebon itu mengikuti harga wilayah Jawa, kecuali Jabodetabek. Kalau Kepmen yang lama kita harganya 150,5 juta, sekarang Kepmen yang baru itu harganya menjadi 162 juta,” jelasnya
Kepmen PUPR No 689 tahun 2023 ini telah menetapkan batasan harga jual KPR Subsidi untuk tahun 2023 dan 2024.
Menurut Gunadi, pemerintah telah mengantisipasi bahwa tahun 2024 nanti adalah tahun politik, sehingga kebijakan-kebijakan yang bersifat strategis ditetapkan sekarang.
Sehingga dengan sudah ditetapkan dari sekarang, tidak berdampak pada pergantian parlemen atau pemerintahan di tahun 2024 mendatang.
“Jadi pemerintah sudah menentukan harga rumah subsidi untuk 2 tahun mendatang,” yaitu dari 23 Juni sampai 31 Desember 2023 yaitu dengan harga Rp162 juta, dan nanti di 2024 harganya menjadi Rp166 juta,” jelas Gunadi.
Selama ini, dengan harga jual lama rumah subsidi Rp159,5 juta, kalangan pengembang banyak mengeluh. Sebab, biaya produksi terus meningkat akibat naiknya harga-harga material bangunan.
“Kalau dibilang ideal, itu sebenarnya Rp166 juta yang akan diberlakukan nanti di 2024,. Kemarin harga Rp150,5 juta itu teman-teman menjerit,” kata Gunadi.
Bagi konsumen, dengan adanya kenaikan harga baru rumah subsidi 2023, tidak begitu terdampak pengaruhnya terhadap daya beli.
“Antusias masyarakat memiliki rumah cukup tinggi, karena backlo rumah subsidi juga masih jauh pencapaian yang sudah dicapai oleh saya dan teman-teman pengembang,” ujarnya. (Andriyana)
















































































































Discussion about this post