KEJAKSAN, (FC).- Kapolres Cirebon Kota (Ciko) AKBP M Fahri Siregar, memimpin langsung Operasi Zebra Lodaya 2022, Jumat sore (7/10). Hadir pada giat tersebut, Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Inf Robil Syaifullah, sejumlah ormas dan mahasiswa.
Fahri menjelaskan, pihaknya dalam melaksanakan Operasi Zebra Lodaya 2022, mengedepankan edukasi tertib berlalu lintas bagi pengendara. Gbagi yang masih kedpatan melakukan pelanggaran, diberikan teguran.
“Masih dalam rangka Operasi Zebra Lodaya 2022, kita melaksanakan edukasi tertib lalu lintas. Ada pelanggaran kita berikan peneguran, seperti pengendara motor yang tidak menggunakan helm,” ujar Fahri.
Dikatakannya, penindakan pelanggaran lalu lintas pengendara motor yang tidak memakai helm, selain ditindak teguran, pihaknya memberikan helm SNI.
“Kami berikan warga helm yang kedapatan tidak menggunakan helm. Kami masih banyak menemukan masyarakat yang tidak menggunakan helm saat berkendara, sehingga kita berikan edukasi dan teguran,” katanya.
Di tempat yang sama, Kasatlantas Polres Cirebon Kota, AKP Triyono Raharja menambahkan, kepada pengguna jalan yang masih kedapatan tidak menggunakan helm, diberikan teguran secara tertulis dan pendataan, serta himbauan.
Setelah dilakukan teguran secara tertulis dan pendataan, kata Triyono, masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan helm saat berkendara, mendapatkan helm SNI.
“Ada sekitar 20 helm yang kami bagikan kepada masyarakat yang tidak patuh dalam berkendara. Namun sebelumnya kita berikan teguran secara tertulis, pendataan dan himabaun tertib berlalu lintas,” ungkapnya.
Pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2022 sudah dilaksanakan sejak 3 Oktober sampai dengan 16 Oktober 2022. Ada 7 sasaran prioritas dalam operasi zebra tahun ini.
Tujuh prioritas tersebut yakni, berkendara di bawah umur, Berkendara dalam pengaruh alkohol, Berkendara melebihi batas kecepatan, Berbonceng 3 orang atau lebih, Tidak menggunakan helm SNI/Safety belt bagi pengendara mobil, Menggunakan handphone saat berkendara, dan Berkendara melawan arus.
Triyono menegaskan, pada operasi zebra Lodaya 2022 tidak melakukan penilangan, namun pihaknya hanya memberikan blangko teguran kepada masyarakat yang tidak tertib berlalu lintas.
“Sedikitnya sudah 200 blangko teguran yang dikeluarkan,” tutupnya. (Agus)

















































































































Discussion about this post