KUNINGAN, (FC).- Musim penghujan di bulan November ini tak pernah berhenti mengguyur Kabupaten Kuningan. Kewaspadaan terhadap kebencanaan harus ditingkatkan mengingat musibah bencana silih berganti tiap hari.
Pada Bulan November 2021 sendiri yang belum habis tanggal, sudah 41 kejadian bencana yang melanda.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana menyebutkan 41 kejadian bencana tersebut di antaranya 36 kejadian longsor di 28 desa yang tersebar di 13 Kecamatan.
Kemudian 2 kejadian angin kencang di 2 desa yang ada di 2 Kecamatan, 1 kejadian banjir di 1 desa, 1 kejadian kebakaran rumah dan 1 kejadian rumah ambruk.
“Itu baru rekap di bulan November ini, alhamdulilah, kejadian cukup banyak, dan bisa teratasi,” ujar Ibe panggilan akrab Indra Bayu, Minggu (21/11).
Ibe menyebutkan frekuensi kejadian bencana di bulan ini meningkat dari bulan sebelumnya, dimana pada bulan Oktober hanya terjadi 23 kejadian bencana.
Tentu peningkatan kejadian ini harus menjadi kewaspadaan bagi masyarakat di Kabupaten Kuningan.
“Kami meminta agar masyarakat selalu waspada, terlebih saat hujan turun, apabila dirasa tidak aman segera melakukan evakuasi ke tempat yang aman, dan apabila ada bencana segera menghubungi kami,” jelas Ibe.
Ibe juga meminta desa – desa rawan bencana segera dibentuk posko kesiapsiagaan dan melalukan pemantauan secara vermat dan bekelanjutan, kemudian mewaspadai terjadinya bencana hidrometerologi pada peralihan musim kemarau ke musim penghujan.
“Dan bisa disegerakan melakukan pembersihan lingkungan baik saluran drainase pemukiman, aliran sungai, dan memangkas pohon yang rawan tumbang,” kata Ibe.
Kemudian melalukan maping serta deteksi dini terhadap potensi ancaman, risiko dan kerentanan bencana untuk menentukan jalur evakuasi dan titik kumpul paling aman apabila terjadi situasi tanggap darurat.
“Dan tak lupa menyiapkan dan menyosialiasikan tempat evakuasi yang aman dengan mempertimbangkan protokol kesehatan selama pandemi Covid -19,” ujar Ibe. (Ali)


















































































































Discussion about this post