MAJALENGKA, (FC).- Insiden terbakarnya tangki T-301G Kilang Pertamina Balongan di Kabupaten Indramayu yang terjadi Senin (29/3) kemarin.
Dikhawatirkan berimbas kurangnya pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Wilayah lll Cirebon.
Terlihat, disejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Majalengka mulai diserbu pembeli, mereka berdalih takut stok BBM di SPBU habis.
Dari sekian pembeli yang rata-rata menggunakan roda dua, ada juga yang membawa jerigen untuk stok di rumah. Namun usaha membeli BBM menggunakan jerigen itu ditolak oleh petugas SPBU.
“Maaf ya mas, kami tidak melayani pembelian melalui jerigen. Kalau toh untuk menjual kembali, maka harus ada surat resmi sebagai pedagang eceran,” kata petugas SPBU yang mengaku bernama Rifai, kepada pembeli eceran yang membawa jerigen, Selasa (30/3).
Untuk mengantisipasi membludaknya pembeli ke setiap SPBU, personil Satuan Sabhara Polres Majalengka melaksanakan patroli sambang dan patroli dialogis antisipasi gangguan Kamtibmas dan antisipasi kurangnya pasokan BBM dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman.
Kapolres Majalengka, AKBP Syamsul Huda, melalui Kasat Sabhara, AKP Erik Riskandar mengatakan patroli sambang SPBU bertujuan memberikan rasa aman pada masyarakat dan memastikan pasokan BBM di Wilayah Hukum Polres Majalengka terpenuhi.
“Patroli ini juga untuk mengantisipasi kejadian kejahatan sekaligus memantau kelancaran pasokan BBM,” ujarnya.
Dikatakannya, pasokan BBM yang semula dari Balongan Indramayu, sekarang akan dialihkan dari Ujungberung Bandung.
“Akibat dari peralihan pasokan tersebut, pengiriman BBM mengalami keterlambatan. Namun pasokan BBM disetiap SPBU dipastikan akan tetap terpenuhi. Kegiatan sambang ini sebagai langkah antisipasi, saat bertemu dengan karyawan SPBU kami menyampaikan pesan-pesan kamtibmas,” ujar AKP Erik Riskandar.
Kepada para karyawan SPBU, anggota Sabhara berpesan agar senantiasa waspada dan berhati-hati, jangan sampai lengah, termasuk agar mengikuti SOP saat pengisian BBM dan apabila ada yang mencurigakan atau ada kejadian segera melaporkan ke Polres Majalengka,” ujar AKP Erik Riskandar. (Munadi)














































































































Discussion about this post