MAJALENGKA,(FC), – Sepuluh tahun yang lalu, nama H.Tete Sukarsa sempat dikenal oleh semua kalangan yang ada di Kabupaten Majalengka, mulai dari masyarakat lapisan bawah, pejabat bahkan politisi.
Saat itu nama H.Tete Sukarsa suami dari dr.Ita Nurlita yang tinggal di Desa Ciborelang kecamatan Jatiwangi, menjabat Ketua DPD PAN Majalengka periode 2005-2010 bersama H.Otong Syuhada sebagai sekertarisnya.
Namun seiring habis masa jabatan sebagai Ketua DPD PAN Majalengka di akhir tahun 2010, nama H.Tete Sukarsa sempat menghilang.
Bahkan menurut informasi, H.Tete Sukarsa sempat keluar dari keanggotan PAN dan non aktif dari partai. Ia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk keluarga dan berbisnis.
Ditahun 2018 kemarin, H.Tete Sukarsa sempat mencoba peruntungan dengan ikut mendaftar dipenjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Majalengka yang digelar oleh PDI Perjuangan.
Namun namanya tidak direkomensi oleh DPP PDI Perjuangan. Saat itu yang lolos adalah H.Karna Sobahi dan Tarsono D Mardiana yang sekarang menjabat Bupati dan Wakil Bupati Majalengka.
Setelah event tersebut nama H.Tete Sukarsa kembali tak terdengar lagi, namun kini publik sempat dibuat terkejut saat mendengar H.Tete Sukarsa kembali terjun ke dunia politik dan kembali ke partai yang dulu membesarkan namanya yakni PAN, dengan menjabat sebagai Ketua Majelis Penasehat Partai (MPP) menggantikan pejabat sebelumnya Gandung Sutarno.
Pengukuhan H.Tete Sukarsa sebagai Ketua MPP digelar di kantor DPD PAN Majalengka pada Sabtu sore (27/3), dengan SK Nomor : PAN/A/ Kota/KU-SJ/028/II/2021.
Hadir pada acara tersebut perwakilan dari para pengurus harian dan beberapa pengurus DPC, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
SK yang dikeluarkan oleh DPP PAN menetapkan H.Tete Sukarsa sebagai Ketua MPP, dan Rona Firmansyah sebagai Ketua DPD PAN Majalengka dengan Sekertaris Hanurajasa Tatang Riana.
Dalam sambutannya Ketua DPD PAN Majalengka H.Rona Firmansyah mengucapkan selamat datang kepada H.Tete Sukarsa yang saat ini dikukuhkan menjadi Ketua MPP PAN Majalengka untuk periode 2020 – 2025. Semoga dengan kembali bergabungnya H.Tete Sukarsa, PAN di Majalengka akan semakin besar.
“Saya sangat optimis, ke depan PAN akan menjadi partai yang besar di Kabupaten Majalengka, seiring kehadiran sosok kharismatik yang mempuni seperti H.Tete Sukarsa,” Tegas Rona dihadapan pengurus DPD PAN Majalengka yang hadir di saat pengukuhan.
Saat H.Tete Sukarsa menjabat Ketua DPD PAN, kata Rona, beliau bisa mendongkrak jumblah kursi yang ada di DPRD Kabupaten Majalengka, dari 2 kursi sebelumnya menjadi 5 kursi sekaligus bisa menghantarkan kader partai PAN menduduki jabatan Wakil pimpinan DPRD Kabupaten Majalengka.
“Pertimbangan inilah yang menjadikan semua kader PAN di Majalengka berharap agar beliau mau menerima kembali bergabung bersama membesarkan PAN di Majalengka,” pungkas Rona mengakhiri sambutannya.
Sedangkan H.Tete Sukarsa kepada awak media menjelaskan, kembalinya dia ke PAN, karena saat ini hubungan dirinya dengan semua pengurus sudah kembali membaik.
Diakui H.Tete Sukarsa, saat itu pasca penolakan LPJ di akhir masa jabatan sebagai Ketua DPD PAN Majalengka, membuat hubungan antara dirinya dengan para pengurus DPD PAN yang lainnya sempat tidak harmonis.
Namun seiring berjalannya waktu kini hubungannya dengan para pengurus DPD PAN sudah kembali membaik, sehingga dengan pertimbangan inilah dirinya siap kembali bergabung di PAN.
Masih dikatakan H.Tete, sapaan akrabnya, disaat orang lain ikut bergabung dengan partai yang baru, dirinya tidak ada minat sedikitpun untuk berlabuh dengan partai baru tersebut. H.Tete sangat yakin PAN di Majalengka kedepan akan lebih besar.
“Yang penting kita semua mempunyai tekad yang baik dan optimis yang tinggi, Insya Allah kedepan PAN akan menjadi partai yang besar dan disegani di Kabupaten Majalengka,” ujar H.Tete.
Namun saat didesak wartawan, berapa target kenaikan kursi di DPRD Kabupaten Majalengka di pemilu mendatang, H.Tete menjawab, kalau dulu bisa menaikan dari 2 kursi menjadi 5 kursi, maka tidak mustahil di pemilu mendatang, PAN akan meraih kursi lebih banyak lagi.
“Kalau target di pemilu mendatang Inya Allah, PAN di Majalengka bisa meraih 12 kursi. Hal ini berdasarkan pengalaman sebelumnya PAN bisa meraih kenaikan suara 150 persen suara,” ucap H.Tete.
Target tersebut kata H.Tete, bukanlah target yang tanpa dasar. Yang penting semua kader partai bareng-bareng bergerak, mulai dari Pengurus DPD, DPC sampai ke pengurus Desa atau Kelurahan.
“Target dari 5 menjadi 12 kursi di DPRD Kabupaten Majalengka adalah target yang realistis. Tentunya kami sebagai pengurus partai mempunyai cara dan strategi khusus, yang tidak perlu terekpos ke publik,” pungkas H Tere Sukarsa.
(Munadi).













































































































Discussion about this post