KAB. CIREBON, (FC).- Intensitas hujan akhir-akhir ini di Kabupaten Cirebon cukup tinggi. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya banjir di daerah Gunung Sari Kecamatan Waled Kabupaten beberapa hari lalu. bersamaan dengan adanya informasi tesebut, selaku ketua Sampoerna Ritael Community (SRC), Bubun dihubungi ketua Rayon Kecamatan Waled mengajak untuk berbagi.
Demikian diungkapkan Ketua SRC yang juga pemilik e-warong Desa Getrakmoyan Kecamatan Pangenan, Bubun di sela-sela aktivitasnya menjaga toko kelontong di rumahnya, Selasa (29/12).
“Awalnya ada informasi dari grup Cerbon Timur Membara (Certimbar) bahwa daerah Gunung Sari Kec. Waled terkena banjir, kemudian saya di japri oleh salah satu Ketua Rayon area Kecamatan Waled mengajak untuk ikut berbagi kepada warga yang terdampak banjir,” ujarnya.
Selaku pemilik e-warong di Desa Getrakmoyan, jelas Bubun, dirinya sering melakukan kegiatan sosial bersama pemilik toko kelontong lainnya. Tidak hanya di sekitar Kecamatan Pangenan akan tetapi di beberapa kecamatan yang terdampak banjir.
“Waktu banjir di Kecamatan Pasaleman bebarapa tahun lalu, komunitas toko kelontong melakukan kegiatan yang sama. Kami juga sering berbagi dengan orang – orang jompo, begitu pun saat datangnya bulan Ramadhan pihaknya melakukan bagi-bagi takjil,” tuturnya.
Terkait kegiatan e-warong, tambah Bubun, penyaluran komoditi program Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT) selama ini berjalan dengan lancar. Bahkan dirinya selalu mengevaluasi kegiatan penyaluran komoditi BPNT setiap bulannya bersama supplier.
“Alhamdulillah penyaluran komoditi BPNT di Desa Getrakmoyan berjalan dengan lancer. Setiap penyaluran sesuai dengan waktu yang telah ditentukan sekitar tanggal 10,” jelasnya.
Ditambahkan, Bubun, dari hasil penyaluran komoditi BPNT, dirinya selalu menyisihkan keuntungannya untuk kegiatan sosial. Meskipun tidak besar, dirinya punya niat berbagi dengan orang – orang yang sedang mengalami musibah atau orang lemah secara ekonominya.
“Keuntungan dari hasil penyaluran komoditi BPNT, kami selalu menyisihkan untuk kegiatan sosial bersama pemilik toko kelontong lainnya,” imbuhnya.
Dirinya berharap kepada seluruh e-warong di seluruh Kabupaten Cirebon mempunyai misi yang sama untuk bisa membantu sesama. Jika dikumpulkan hasil dari penyaluran komoditi BPNT setiap bulannya mungkin bisa membantu program pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Cirebon.
“Bisa dihitung jika seluruh e-warung se Kabupaten Cirebon menyisihkan keuntungannya, mungkin bisa membantu pemerintah daerah soal pengentasan kemiskinan,” pungkasnya. (Mawa Bagja)










































































































Discussion about this post