KAB. CIREBON, (FC).- Hujan deras yang mengguyur wilayah Cirebon Timur pada Kamis sore (17/13), berdampak pada ribuan rumah di sejumlah desa terendam banjir.
Banjir dengan ketinggian variatif itu terjadi di Desa Japurabakti Kecamatan Astanajapura, Desa Tukkarangsuwung Kecamatan Lemahabang, dan Desa Karangmekar Kecamatan Karangsembung.
Banjir juga merendam ruas jalan antara Kecamatan Astanajapura dan Kecamatan Lemahabang, tepatnya di bawah rel kereta api.
Informasi diperoleh FC di lokasi, banjir yang terjadi di Desa Tukkarangsuwung diduga karena meluapnya Sungai Singaraja. Sedangkan di Desa Karangmekar, banjir terjadi diperkirakan meluapnya tanggul yang ada di desa setempat.
Sementara dan banjir di jalan antara Kecamatan Astanajapura dan Kecamatan Lemahabang, tepatnya di bawah rel kereta api, besar kemungkinan drainase (saluran) yang kurang baik.
Kuwu Desa Karangmekar, Kecamatan Karangsembung, Rusmanto mengungkapkan, itensitas hujan yang tinggi mengakibatkan meluapnya irigasi dan merendam ratusan rumah di desa ini.
“Hampir seluruh blok di desa ini kebanjiran dengan ketinggian variatif. Meski demikian, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka,” ungkapnya kepada FC
Senada dikatakan Kuwu Tukkarangsuwung, Kecamatan Lemahabang, Azis Maulana. Air mulai masuk rumah penduduk sekitar pukul 19.00 WIB dan terus naik, hingga pinggang orang dewasa.
“Banjir kiriman berdampak pada meluapnya Sungai Singaraja dan merendam ratusan rumah di desa ini,” ujarnya.
Di Desa Japurabakti, Kecamatan Astanajapura, hampir seluruh rumah di desa tersebut kebanjiran dengan ketinggian variatif.
“Meluapnya Sungai Singaraja mengakibatkan 50 persen rumah di desa ini terendam,” kata Dikin, perangkat desa setempat.
Sementara itu, jalan antara Kecamatan Astanajapura dan Kecamatan Lemahabang, tepatnya di bawah rel kereta api, menurut keterangan salah seorang warga Kecamatan Lemahabang, Haris, banjir yang terjadi di wilayahnya besar kemungkinan drainase (saluran) yang kurang baik.
“Sepertinya saluran kurang baik, sehingga jalan tersebut kebanjiran. Disamping itu, jalan antara Kecamatan Lemahabang dan Kecamatan Karangsembung, mengalami hal serupa. Sehingga, tidak sedikit motor yang mogok,”ungkapnya. (Nawawi)












































































































Discussion about this post