KAB. CIREBON, (FC).- Menyusul adanya 49 orang di Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon positif Covid-19, dan dua diantaranya meninggal. Satgas Covid-19 Kecamatan Ciledug langsung melakukan sterilisasi 7 instansi yang berdekatan dengan UPTD Puskesmas Ciledug selama tiga hari, Senin-Rabu (30/11 – 2/12).
Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Ciledug, H. Solichin mengungkapkan, temuan penyebaran Covid-19 berawal dari terpaparnya salah seorang ustadzah disalah satu perumahan di Kecamatan Ciledug dengan jamaah sekitar 30-50 orang ibu-ibu.
Saat itu sekitar dua minggu yang lalu, sambung Solichin, ustadzah tersebut sakit dan dirawat di RSUD Waled, setelah dilakukan tes swab hasilnya positif Covid-19. Kemudian dilakukan tracing ditemukan 13 ibu-ibu pengajian positif Covid-19, kejadian tersebut terus bertambah menjadi 33 orang. Dan bertambah 16 orang sehingga total ada sekitar 49 orang yang positif Covid-19 di Kecamatan Ciledug.
“Awalnya di kluster pengajian, ustadzah ada riwayat perjalanan dari Bogor, setibanya dari Bogor sakit dan dilarikan ke RSUD Waled, ternyata hasil tes swab positif Covid-19,”ungkapnya kepada FC, Senin (30/11).
Ditambahkannya, penyebaran Covid-19 juga menimpa 2 tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas Ciledug, semua yang terpapar positif Covid-19 melakukan isolasi mandiri di RSUD Waled, dan pada Sabtu (28/11) salah seorang Nakes yang positif covid-19 meninggal dalam perawatan di RSUD Waled.
Kemudian, kata Solichin, pada Minggu (29/11) ustadzah yang menjalani perawatan dan melakukan isolasi di RSUD Waled juga meninggal.
“Untuk menghindari penyebaran Covid-19, kita sepakat beberapa fasilitas umum sepergi perkantoran, alun-alun dan tempat wisata selama tiga hari ditutup untuk dilakukan sterilisasi. Kita lakukan penyemprotan disinfektan tiap hari sampai Rabu (2/12) mendatang,” kata Solichin.
Puskesmas Ciledug pun langsung melakukan tes swab kepada seluruh karyawan dari bawahan sampai pimpinan yang berjumlah sekitar 64 orang. Satgas Covid-19 Kecamatan Cilegug juga akan terus melakukan tracing, tracking dan testing kepada sejumlah masyarakat lain yang terkait erat dengam warga yang telah terpapar positif covid-19.
Satgas Covid-19 juga akan mengintensifkan operasi yustisi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Memakai masker (3M).
“Kita berharap rantai penyebaran Covid-19 segera terputus, sehingga tidak ada lagi tambahan jumlah kasus yang terpapar positif Covid-19,”tandasnya. (Nawawi)













































































































Discussion about this post