INDRAMAYU, (FC).- Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Wisatawan di Kabupaten Indramayu terkonfirmasi positif Covid-19. Keduanya menjalani isolasi secara mandiri. Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu menghimbau agar masyarakat tetap mentaati protokol kesehatan.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Senin (12/10) mengatakan, dua kasus baru itu adalah pendamping PKH Dinsos dan satu orang lagi merupakan seorang wiraswasta.
“Total pasien sekarang berjumlah 243,” kata Deden.
Deden Bonni Koswara menyampaikan, kedua pasien itu berasal dari dua kecamatan berbeda, yakni Kecamatan Sindang dan Kecamatan Widasari. “Mereka terkonfirmasi setelah melakukan rapid test dengan hasil reaktif Covid-19,” ungkapnya
Mengetahui hasil tersebut, keduanya segera melakukan swab mandiri dan hasilnya dinyatakan positif Covid-19. Masing-masing terkonfirmasi pada tanggal 11 Oktober 2020 dan 12 Oktober 2020.
Kini mereka tengah melakukan isolasi mandiri sampai rumah sakit rujukan siap. “Kontak erat kedua pasien masih didata,” ujar dia
Pihaknya pun menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memperhatikan 3 M yakni mengunakan masker, Menjaga Jarak, Mencuci tangan.
Sementara itu, Berdasarkan data yang tercatat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu untuk jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu sebanyak 243 orang, 14 orang meninggal dunia, 157 orang sembuh dan 72 Orang masih dalam perawatan.
Jumlah tes Covid-19 di Indramayu sebanyak 11.686 yang terdiri dari PCR (Swab): 9.534 orang dan RDT (Rapid): 2.152 orang. “Untuk Jumlah Denda Administratif yang masuk ke Kas Daerah Rp 4.565.000,” pungkasnya. (Agus)












































































































Discussion about this post