KOTA CIREBON, (FC).- Sejumlah Universitas Swasta di Indonesia merasa was-was dengan pandemi Covid-19 ini. Pasalnya mereka khawatir hal ini dapat menurunkan minat calon mahasiswa untuk kuliah di kampusnya.
Namun hal ini agaknya tidak berpengaruh terhadap Universitas Gunung Jati (UGJ) Cirebon. Pasalnya lebih dari 4.000 calon mahasiswa tercatat telah mendaftar diri secara online kekampus universitas tertua dan terbesar se-wilayah III Cirebon ini.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Rektor IV, Siti Khumayah kepada FC, Rabu (23/9). Wanita yang akrab disapa Maya ini menyebutkan, pada tahun akademik 2019/2020 ini calon mahasiswa baru yang mendaftar sebanyak 4.762.
Jumlah tersebut kata dia, setelah diseleksi pada tahap penerimaan yang lolos sebanyak 2.678 mahasiswa baru. Ini merupakan angka yang signifikan penerimaan mahasiswa baru ditengah pandemi Covid-19.
“Alhamdulillah, ini merupakan kepercayaan masyarakat terhadap UGJ, dan kami ucapkan banyak terimakasih,” ucapnya.
Angka mahasiswa baru tersebut, lanjut Maya, bisa saja bertambah lagi. Mengingat pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru ini masih menyisakan gelombang III yang akan ditutup pada 28 September mendatang. Gelombang I dan II sudah ditutup pekan kemarin.
Untuk itu, bagi masyarakat yang belum mendapatkan perguruan tinggi, bisa mendaftar ke UGJ pada gelombang III ini.
Diinformasikanya, baru-baru ini UGJ meraih akreditasi A untuk tiga program studi (prodi). Ini menambah prodi yang terakreditasi A menjadi 7 prodi dari 23 prodi yang ada di UGJ. Prodi yang terakreditasi A adalah, Prodi Manejemen, Bahasa Inggris, Hukum, Administrasi Negara, Pendidikan Ekonomi, Agro Bisnis dan Prodi Magister Bahasa Indonesia.
“Kuota penerimaan mahasiswa baru kami ada 3.000, jadi hanya tersisa sekitar 300 kursi untuk mahasiswa baru di UGJ,” pungkasnya. (Agus)













































































































Discussion about this post