KOTA CIREBON, (FC),- Warga di Dua RW Kelurahan Panjunan Kota Cirebon, yaitu RW 04 dan RW 10 yang menjadi pelanggan PDAM kesulitan mendapatkan air bersih dari perusahaan daerah milik Pemkot Cirebon tersebut. Kondisi ini sudah berlangsung selama satu bulan terakhir.
Salah seorang warga RW 01 Esih mengaku untuk memenuhi kebutuhan air bersih, dirinya dan warga lainnya terpaksa mengeluarkan biaya dan tenaga ekstra lagi untuk membeli air atau mengambil air di sumur yang berada di RW 01.
“Iya, kami di RW 10, beberapa waktu belakangan ini kalau sore harus ambil air ke RW 01 atau sumur yang masih mendapatkan aliran air bersih dari PDAM,” ujarnya kepada FC, Minggu (13/9).
Untuk membeli air bersih ukuran satu drum kecil harga Rp2 ribu. Sehingga, untuk dapat mencukupi keperluan rumah tangga, warga mengeluarkan paling tidak Rp10 ribu untuk 5 drum kecil. Informasi yang didapat dari warga menyebutkan, dalam satu kelurahan aliran air PDAM tidak merata. Walau demikian, warga tetap membayar tagihan PDAM tiap bulannya.
Sementara Ketua RW 10 Suwarjono menambahkan, pompa air milik PDAM hanya bisa membantu mengalirkan air dengan lancar, pada jam 1 hingga 3 dini hari, diluar jam itu air mulai susah keluar lagi.











































































































Discussion about this post