KAB. CIREBON, (FC).- Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Cirebon memperbolehkan sanggar seni yang ada di Kabupaten Cirebon pentas di tempat hajatan maupun di acara lainnya, akan tetapi penanggungjawab atau ketua grup dalam suatu sanggar tersebut menerapkan protokol kesehatan disetiap kali tempat pentas.
Hal tersebut diungkapkan, Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Cirebon, Nana Mulyana. Menurutnya SOP penerapan di pihaknya sudah siap.
Namun terkait launchingnya kapan? Nanti biar pak Bupati yang menyampaikan langsung. Pada intinya sanggar seni dituntut melalui ketua grupnya sebagai penanggungjawab protokol kesehatan harus mentaati.
“Kemudian penyanyi dan lainnya wajib menggunakan masker, terus dipanggung harus berjaga jarak, alas panggung dan sound system harus selalu disemprot desinfektan, kemudian ada tempat cuci tangan di panggung serta yang paling penting adalah mendapatkan rekomendasi izin dari kita,” kata Nana Mulyana di kantor Bupati Cirebon, Kamis (9/7).
Dikatakan Nana, pihaknya tentu tidak akan lepas tangan begitu saja setelah sanggar seni itu mendapatkan izin rekomendasi darinya. Akan tetapi tim gabungan akan melakukan pemeriksaan setiap saat secara acak.
“Nah kalau pengujian ini sampai tanggal 31 Juli lulus berarti larinya ke new normal, kalau gagal berarti AKB kembali diperpanjang, artinya sampai tanggal 31 ini akan di evaluasi,” kata Nana.
Diakuinya, sesuai rencana, tetapi dirinya enggan menyebutkan tanggal yang pasti dalam pertengahan bulan ini akan dilakukan launching oleh Bupati Cirebon terkait dengan tempat hiburan malam.
“Tetapi sebelumnya teman-teman di tempat hiburan malam wajib dilakukan tes swab. Jadi gak boleh launching kalau belum swab dan rapid tes dulu,” tegas Nana.
Masih dikatakan Nana, surat rekomendasi semua tempat hiburan malam belum ia keluarkan, kecuali Hotel Aston.
“Makanya saya tahan, itu sih resiko kalau ada apa-apa, tanggung jawab sendiri. Semuanya belum ada rekomendasi, karena belum launching, kecuali Aston. Karena protokol kesehatannya (bagus). Apita dan fasilitas lainnya belum. Saya sudah mengarahkan nanti nunggu launching dari kita,” tukasnya. (Gofar)













































































































Discussion about this post