KUNINGAN, (FC).- Universitas Kuningan (Uniku) kembali memperkuat langkah menuju perguruan tinggi berdaya saing global. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Uniku dan International Cultural Communication Centre Malaysia (ICCCM) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (9/6).
Kerja sama internasional tersebut menjadi bagian dari strategi Uniku dalam memperluas jejaring global sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penandatanganan MoU dihadiri langsung Rektor Uniku, Anna Fitri Hindriana, bersama jajaran pimpinan universitas, di antaranya Wakil Rektor III Agus Yadi Ismail, Wakil Rektor I Toto Supartono, Wakil Rektor IV H. Haris Budiman, para dekan, serta tim Kantor Urusan Internasional, Kerja Sama dan Humas (KUIKH).
Rektor Uniku, Anna Fitri Hindriana, mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah nyata kampus dalam menjawab tantangan globalisasi pendidikan tinggi yang menuntut kolaborasi lintas negara.
“Uniku berkomitmen terus memperluas kerja sama internasional. Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai kegiatan akademik bertaraf internasional,” ujarnya.
Menurutnya, sejumlah program yang akan dikembangkan melalui kerja sama tersebut antara lain konferensi internasional, pertukaran mahasiswa (student mobility), kolaborasi penelitian, hingga program pengabdian kepada masyarakat dalam skala global.
Ia menilai keterlibatan aktif dalam jejaring internasional menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas akademik sekaligus memperkuat daya saing lulusan di tingkat global.
Sementara itu, Wakil Rektor III Uniku, Agus Yadi Ismail, menegaskan bahwa kesepakatan yang telah ditandatangani harus segera ditindaklanjuti dengan program-program konkret yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika.
“MoU ini harus diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata. Kami berharap kerja sama ini dapat melahirkan berbagai program kolaboratif yang melibatkan dosen maupun mahasiswa,” katanya.
Dari pihak ICCCM, Kepala Regional ASEAN, Miss Ann, menyambut positif kemitraan yang terjalin dengan Uniku. Ia mengapresiasi langkah kampus yang dinilai aktif membangun jaringan internasional dan membuka peluang kerja sama lintas negara.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi pintu masuk penguatan jaringan ICCCM dan ITEA di Indonesia, sekaligus menghadirkan berbagai program bersama yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, Uniku semakin menegaskan komitmennya untuk menjadi perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat internasional melalui penguatan kemitraan global yang berkelanjutan. (Angga)













































































































Discussion about this post