KAB.CIREBON, (FC).- Pemerintah Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, menunjukkan kemajuan dalam tata kelola pemerintahan desa.
Sejumlah aset desa yang sebelumnya belum tertata berhasil diselamatkan, disertai peningkatan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga mencapai 100 persen.
Kuwu Mertapadawetan, Moh. Munif AR, mengatakan pemerintah desa terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat meski masih dihadapkan berbagai keterbatasan.
“Kami menyadari belum maksimal dalam pelayanan, namun tetap berupaya memberikan yang terbaik, salah satunya melalui penyelamatan aset desa yang berdampak pada peningkatan pendapatan asli desa,” ujarnya, Rabu (29/4).
Munif menjelaskan, melalui kerja sama dan koordinasi dengan berbagai pihak, luas tanah kas desa berhasil bertambah dari semula 34 hektare menjadi 60 hektare.
Namun, sekitar 26 hektare lahan yang baru ditemukan tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal.
Menurutnya, kondisi itu disebabkan masih adanya pihak yang memanfaatkan lahan untuk kepentingan pribadi.
Pemerintah desa saat ini terus berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional guna menyelesaikan persoalan administrasi dan legalitas tanah tersebut.
“Tanah yang telah ditemukan belum bisa dimanfaatkan maksimal karena masih ada pihak yang menguasai, namun kami terus berkoordinasi dengan BPN agar segera terselesaikan secara administrasi,” katanya.
Selain itu, capaian lain yang dinilai membanggakan yakni keberhasilan kolektor PBB yang mampu memenuhi target hingga 100 persen, sesuatu yang disebut belum pernah terjadi pada pemerintahan sebelumnya.
Di sisi lain, persoalan tanah warga di sekitar kawasan LPI yang selama puluhan tahun belum memiliki kejelasan status hukum juga berhasil diselesaikan.
Sekitar 83 bidang tanah kini telah memiliki kepastian hukum dan dapat diproses menjadi sertifikat hak milik.
“Alhamdulillah, persoalan tanah warga yang puluhan tahun menggantung kini sudah selesai. Ini hasil kerja sama dan keseriusan semua pihak,” tandasnya.
Pemerintah Desa Mertapadawetan menegaskan akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan desa meski masih menghadapi berbagai tantangan di lapangan. (Nawawi)














































































































Discussion about this post