KAB.CIREBON, (FC).- Tim penyelam dari Lanal Cirebon diterjunkan untuk mencari dua pelajar yang tenggelam di Sungai Sungai Cisanggarung, Rabu malam (22/4).
Namun hingga pencarian selama kurang lebih dua jam, kedua korban belum berhasil ditemukan.
Tim melakukan penyelaman di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus. Proses pencarian difokuskan pada area bawah air dan sekitar lokasi kejadian.
Komandan Pos TNI AL Gebang Lanal Cirebon Nurhayat mengatakan pencarian pada malam hari menghadapi sejumlah kendala teknis, terutama derasnya arus bawah sungai dan minimnya jarak pandang.
“Pencarian malam ini kami laksanakan terhadap dua korban, namun informasi titik pastinya masih minim. Kendala utama arus bawah sungai cukup kencang dan jarak pandang di dalam air nol, tidak terlihat sama sekali,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peralatan yang digunakan juga memiliki keterbatasan, di antaranya panjang tali pengaman yang hanya mencapai 30 meter. Sementara arus deras membuat penyelam sulit menjangkau area lebih jauh.
“Kami sudah menggunakan tali hingga 30 meter, tapi arus membawa penyelam sehingga tidak bisa menjangkau lebih dari itu,” katanya.
Selain itu, kondisi dasar sungai yang memiliki banyak palung dengan kedalaman sekitar 8 hingga 9 meter serta rongga di dinding sungai turut menyulitkan proses pencarian.
“Di bawah banyak palung dan dinding berongga, itu juga jadi tantangan. Belum semuanya bisa kami periksa karena waktu terbatas,” tambahnya.
Dengan mempertimbangkan faktor keselamatan personel dan kondisi yang tidak memungkinkan, pencarian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kembali pada Kamis pagi.
“Pencarian akan kami lanjutkan besok pagi, baik di bawah air maupun di permukaan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, kedua korban masih belum ditemukan. Tim gabungan dijadwalkan kembali melakukan penyisiran di Sungai Cisanggarung pada hari berikutnya. (Nawawi)










































































































Discussion about this post