KAB.CIREBON, (FC).- Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Munjul Berkah, Desa Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, melakukan vaksinasi dan perawatan intensif terhadap puluhan kambing guna mencegah penyebaran penyakit cacing hati yang belakangan marak menyerang ternak warga.
Direktur BUMDes Munjul Berkah, Iin Kuslani, mengatakan langkah tersebut diambil menyusul meningkatnya kasus kematian kambing akibat infeksi cacing hati dalam beberapa waktu terakhir.
“Saat ini kami fokus menjaga kesehatan sekitar 70 ekor kambing dengan perawatan intensif, termasuk penyemprotan disinfektan secara rutin,” ujar Iin, Rabu (8/4).
Menurutnya, penyemprotan disinfektan dilakukan untuk meminimalkan risiko infeksi parasit, khususnya cacing hati yang dapat menyebabkan kematian pada ternak.
Ia menambahkan, kondisi wabah yang belum sepenuhnya terkendali membuat pihaknya belum melakukan penambahan populasi kambing. Langkah tersebut diambil untuk menghindari potensi kerugian.
“Penambahan ternak akan dilakukan setelah kondisi benar-benar aman,” katanya.
Sebagai upaya menjaga keberlangsungan usaha, BUMDes Munjul Berkah juga melakukan diversifikasi dengan mengalihkan sebagian modal ke sektor lain, seperti penanaman jagung pipil dan usaha produktif lainnya.
Meski demikian, penjualan kambing tetap berjalan dengan prinsip kehati-hatian. Pihak BUMDes memastikan setiap ternak yang dijual dalam kondisi sehat dan layak.
“Harga kambing berkisar Rp2,8 juta hingga Rp4 juta per ekor, tergantung kondisi dan kualitas,” ujar Iin.
Ia menegaskan, pihaknya tidak semata mengejar keuntungan, melainkan mengutamakan kualitas dan kepercayaan masyarakat terhadap ternak yang dipasarkan.
Dengan langkah preventif tersebut, BUMDes Munjul Berkah berharap dapat menekan penyebaran penyakit cacing hati sekaligus menjaga stabilitas usaha peternakan desa. (Nawawi)














































































































Discussion about this post