KAB.CIREBON, (FC).- Harga kambing potong di wilayah Ciledug, Kabupaten Cirebon, mengalami kenaikan signifikan pasca Hari Raya Idulfitri. Kenaikan dipicu meningkatnya permintaan masyarakat untuk kebutuhan hajatan dan acara keluarga.
Kuwu Jatiseeng Kidul yang juga peternak kambing, Dadang Darmawan, mengatakan lonjakan permintaan sudah terjadi sejak Ramadan hingga Idulfitri, sehingga berdampak pada berkurangnya stok di pasaran.
“Permintaan saat Ramadan dan Idulfitri cukup tinggi, sehingga stok berkurang dan harga ikut naik,” ujar Dadang, Selasa (7/4).
Ia menjelaskan, kenaikan harga kambing mencapai Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per ekor. Saat ini, kambing siap potong dengan bobot 30–35 kilogram dijual sekitar Rp3 juta per ekor, dengan estimasi hasil daging 15–17 kilogram.
Menurutnya, harga kambing masih berpotensi naik menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
“Mendekati Iduladha, harga kemungkinan naik lagi sekitar Rp700 ribu sampai Rp1 juta per ekor,” katanya.
Selain tingginya permintaan, biaya pakan juga menjadi faktor yang memengaruhi harga. Kebutuhan pakan, baik rumput maupun pakan olahan, dinilai cukup tinggi sehingga berdampak pada biaya produksi peternak.
Saat ini, Dadang memelihara sekitar 41 ekor kambing dan berencana menambah stok untuk memenuhi kebutuhan pasar menjelang Iduladha.
“Kami terus menjaga kesehatan dan kualitas kambing agar siap jual dalam kondisi terbaik,” ujarnya.
Dengan tingginya permintaan dan terbatasnya pasokan, harga kambing diperkirakan tetap tinggi dalam beberapa bulan ke depan. (Nawawi)
















































































































Discussion about this post