KUNINGAN, (FC).- Menjelang H-3 Hari Raya Idulfitri, ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Kuningan dipastikan masih aman. Pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagperin) terus memantau kondisi pasar guna memastikan pasokan tetap terjaga.
Kepala Diskopdagperin Kuningan, Toni Kusumanto, menyampaikan bahwa hingga saat ini stok sembako, termasuk bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, masih dalam kondisi aman.
“Waalaikum salam, ketersediaan sembako saat ini masih aman, termasuk BBM dan LPG,” ujarnya saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Selasa (17/3).
Berdasarkan pemantauan harga di Pasar Kepuh Kuningan, sejumlah komoditas mengalami kenaikan, terutama cabai dan daging. Harga cabai rawit merah tercatat paling tinggi, yakni mencapai Rp100.000 per kilogram.
Sementara cabai merah berada di kisaran Rp55.000 hingga Rp65.000 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada komoditas daging, di mana harga daging sapi mencapai Rp150.000 per kilogram dan daging kambing Rp160.000 per kilogram. Meski demikian, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar.
“Kenaikan masih dalam kewajaran, faktor yang mempengaruhi antara lain kebutuhan komoditas daging dan cabe rawit yang tinggi menjelang Lebaran,” jelas Toni.
Di sisi lain, harga bahan pokok lainnya relatif stabil. Beras premium dijual di kisaran Rp14.500 hingga Rp15.000 per kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, serta minyak goreng kemasan berkisar Rp15.700 hingga Rp22.000 per liter.
Komoditas lain seperti bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di harga Rp40.000 per kilogram, serta telur ayam di kisaran Rp30.500 hingga Rp31.000 per kilogram. Harga sayuran dan ikan juga terpantau stabil tanpa lonjakan signifikan.
Pemerintah daerah terus melakukan pengawasan terhadap distribusi dan harga di pasar tradisional untuk menjaga stabilitas menjelang hari raya. Toni juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Himbauan ke masyarakat jangan panic buying, sepanjang komoditas masih ada dan harus bijak mengkonsumsi, serta tidak boleh melakukan penimbunan komoditas,” tegasnya.
Dengan kondisi stok yang aman dan distribusi yang lancar, kebutuhan masyarakat Kuningan menjelang Idulfitri diharapkan dapat terpenuhi dengan baik.(Angga)














































































































Discussion about this post