KOTA CIREBON, (FC).- Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Cirebon menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Bandar Djakarta, Selasa (10/3/2026). Acara ini dihadiri pengurus partai, kader, anggota legislatif Fraksi PKB, serta sejumlah ulama dan pengasuh pondok pesantren di Kota Cirebon.
Momentum Ramadan tersebut dimanfaatkan sebagai ajang mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Wakil Wali Kota Cirebon yang juga Wakil Ketua DPW PKB Jawa Barat, Siti Farida Rosmawati, dalam sambutannya mengajak seluruh kader PKB menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat.
“Bulan Ramadan ini momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial. Saya mengajak seluruh pengurus, kader, anggota, dan simpatisan PKB di Kota Cirebon untuk berlomba-lomba melayani umat dan meningkatkan kepedulian kepada rakyat,” ujar Farida.
Pada kesempatan tersebut, Farida juga memohon doa serta dukungan dari para kyai dan pengasuh pondok pesantren agar perjuangan politik PKB senantiasa mendapat ridho Allah SWT.
“Kami memohon doa dari para kyai dan pengasuh pondok pesantren di Kota Cirebon agar perjuangan PKB selalu mendapat ridlo Allah SWT dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat,” katanya.
Farida turut mengapresiasi soliditas warga Nahdliyin di Kota Cirebon yang dinilai tetap kompak dalam mendukung perjuangan politik PKB.
“Soliditas dan kebersamaan warga Nahdliyin di Kota Cirebon luar biasa. Militansi inilah yang menjadi kekuatan moral bagi perjuangan PKB,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Cirebon, Syaifurohman, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut. Ia juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mulai mensosialisasikan program pencalegan dini PKB sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
“Alhamdulillah kita bisa bersilaturahmi dalam suasana Ramadan. Sekaligus kami mulai mensosialisasikan program pencalegan dini PKB untuk menyiapkan kader-kader terbaik menghadapi Pemilu 2029,” ujar Syaifurohman.
Dalam kegiatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Ketua PCNU Kota Cirebon, KH Mustofa Rajid. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan warga Nahdlatul Ulama dalam mendukung perjuangan politik PKB.
“Persatuan dan kekompakan warga NU dalam bingkai harokah politik PKB adalah modal utama untuk memperluas dukungan dan kepercayaan publik kepada pemerintah daerah,” kata Mustofa.
Ia juga mengingatkan tiga anggota DPRD Kota Cirebon dari Fraksi PKB agar senantiasa menjaga amanah masyarakat.
“Jabatan itu adalah amanah rakyat yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Usai acara buka puasa bersama, sejumlah pimpinan PKB Kota Cirebon, Wakil Wali Kota Cirebon beserta suami, serta beberapa kyai sepuh dan habaib terlihat melanjutkan pertemuan di ruang terpisah.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris PKB Kota Cirebon, Kang Ibas, menegaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung santai dan tidak membahas agenda khusus.
“Oh itu hanya ngopi dan ngudud biasa saja, ngobrol ringan sambil minta doa kepada para kyai sebagai orang tua kita. Tidak ada agenda lain, aman-aman,” kata Ibas sambil tersenyum. (Agus)














































































































Discussion about this post