KAB.CIREBON, (FC).- Upaya mengatasi masalah banjir yang kerap melanda di Blok Cipati, Pemerintah Desa (Pemdes) Astanamukti, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, memperbaiki Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) mengunakan U-dithc maupun meningkatkan infrastruktur jalan lingkungan dengan rabat beton di lingkungan yang rawan banjir.
Kuwu Astanamukti, Durohman, kepada FC, Minggu (5/10) menjelaskan, pembangunan SPAL sepanjang 186 meter menggunakan U-ditch di Blok Cipati, bertujuan untuk memperlancar aliran air dan mencegah terjadinya genangan air yang dapat menyebabkan banjir disaat musim hujan tiba.
“Banyak masyarakat di Blok Cipati yang meminta agar jalan lingkungan ditingkatkan dan saluran air diperbaiki sebelum musim hujan tiba. Kami merespons permintaan tersebut dengan membangun betonisasi dan SPAL,” jelasnya,
Selain peningkatan SPAL pihaknya juga melakukan pembangunan peningkatan jalan sepanjang 198 meter dan lebar 2.5 meter dengan rabat beton. Ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap banjir yang sering terjadi saat musim hujan. Pasalnya di saat musim hujan jalan tersebut dipastikan terendam air.
Tentunya opsi peningkatan jalan menggunakan rabat beton menjadi solusi yang tepat agar kualitas jalan lingkungan tidak cepat rusak dan pemanfaatannya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka lama.
“Kami berupaya untuk meningkatkan kualitas jalan lingkungan agar tidak mudah rusak akibat banjir,” ujarnya.
Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Desa Astanamukti, terutama dalam mengatasi masalah banjir dan meningkatkan kualitas hidup.
“Berharap dengan infrastruktur yang baik akan memudahkan masyarakat dalam beraktivitas sehari hari.” ungkapnya.
Dia menyebut, berkenanan infrastruktur di desanya, sejauh ini mengisahkan lebih kurang 20 persen dari jumlah infrastruktur jalan yang belum dilakukan peningkatan.
“Kami akan memaksimalkan berbagai sumber anggaran yang ada, agar sisa pembangunan infrastruktur jalan lingkungan di desa bisa diperbaiki,” pungkasnya. (Nawawi)













































































































Discussion about this post