KAB.CIREBON, (FC).- Kejar target pencapaian penerimaan pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2025. Pemerintah Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan rapat evaluasi PBB dengan kepala desa dan perangkat desa se-wilayah Kecamatan Weru.
Camat Weru, Hevazi Aldahari mengatakan, pihaknya sengaja mengadakan rapat tersebut dengan tujuan untuk mencari tahu kendala dan masalah penerimaan PBB Kecamatan Weru yang dinilai beberapa bulan belakangan cukup rendah di angka sekitaran 52%.
“Saya ingin mengevaluasi sehingga bagaimana agar target kita tentang PBB Oktober ini minimal kita bisa mencapai 80%. Sehingga evaluasi ini penting agar saya ingin tahu gambarnya, kendalanya dan permasalahannya ada dimana, sehingga penerimaan PBB rendah dalam dua bulan ini rendah, itulah tujuan evaluasi ini,” kata Alda, Jumat (3/10).
Untuk tindak lanjut setelah evaluasi tersebut, Alda pun menjelaskan, setelah hasil evaluasi tersebut pihaknya akan turun ke masyarakat untuk melakukan sampel secara rendem, karena menurutnya salah satu kendala yang paling utama dalam rapat evaluasi tersebut, banyak pemilik rumah di dalam perumahan yang ada wilayah Kecamatan Weru tidak diketemukan.
“Dari salah satu laporan yang ada dalam evaluasi kendala PBB ini di antaranya banyaknya pemilik rumah terutama dalam perumahan yang ada di sini tidak diketemukan, tetapi itu kan laporan. Maka kita akan cek ke beberapa perumahan apakah benar permasalahannya seperti itu faktanya,” jelasnya.
Camat juga menambahkan, untuk menindaklanjuti kebenaran permasalahan tersebut pihaknya telah membentuk tim yang didalamnya sekmat, kasie tantrib dan kasie pembangunan Kecamatan Weru. Minggu depan akan turun dari hari Selasa sampai Jumat turun ke setiap desa di wilayah Kecamatan Weru dari rumah ke rumah.
“Kita akan cek dari rumah ke rumah, untuk satu desa tiga sampai empat rumah yang akan kita lakukan pengecekan secara rendem. Kalau dari hasil pengecekan itu terdapat kekeliruan atau indikasi ketidak sesuaian maka kita akan temukan siapa kolektornya, yang menagihnya kita akan panggil dan kita minta untuk menggantinya, karena bagaimana pun itu kewajiban,” tambahnya.
Selain itu untuk target yang masih rendah, pihaknya telah memerintahkan para kepala desa (Kuwu). Untuk memberikan surat teguran kepada para perangkat desa yang target PBB masih rendah. Untuk yang telah mencapai target pihaknya juga akan memberikan reward untuk para kolektor PBB desa.
“Kami berharap penerimaan PBB Kecamatan Weru minimalnya bisa mencapai 90% walaupun tidak 100% karena memang banyak tanah kavling yang berpuluh-puluh tahun kepemilikannya tidak ketemu. Tapi minimal-minimalnya di angka 80% sampai 90%,” tandasnya. (Johan)













































































































Discussion about this post