MAJALENGKA, (FC), – Kebakaran hebat melalap sedikitnya 4 kios di Pasar Cigasong Kabupaten Majalengka, Rabu (19/5) malam.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mancapai kurang lebih Rp 200 juta rupiah.
Api saat ini berhasil dipadamkan berkat gotong royong Tim Gabungan Damkar, Satpol PP, Tagana, Polri-TNI serta para pedagang setempat yang ikut serta memadamkan kobaran api tersebut.
Waka Polres Majalengka Komisaris Polisi (Kompol) Sumari didampingi Kapolsek Cigasong Ajun Komisaris Polisi Atik Suswanti saat meninjau lokasi kejadian menuturkan, penyebab kebakaran untuk sementara diduga akibat Korsleting arus listrik.
“Alhamdulillah api sekarang sudah bisa dipadamkan. Kalau dugaan sementara, penyebab kebakaran akibat konsleting listrik,”kata Kompol Sumari.
Menurut dia, titik kebakaran bermula dari kios pedagang daging sapi yang menjalar ke kios sayuran dan merembet ke kios terdekatnya. Akibat kejadian ini toko klontongan, toko kue, toko daging hangus terbakar.
“Jumlah kios pedagang yang terbakar sebanyak 4 unit terletak di Blok D terdiri dari, dua toko klontongan, satu toko kue dan
satu toko daging,”ujarnya.
Sedangkan identitas pemilik kios sendiri untuk kios daging sapi milik Dadan, kios kelontongan Amin, kios kue milik yayat dan kios kelontonan milik uken.
Mengenai kronologis kejadian sekira pukul 18.20 WIB menurut saksi mata, Supriadi yang merupakan salah seorang pedagang melihat adanya kobaran api dari atap kios milik Dadang seorang pedagang daging.
Setelah itu, saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cigasong dan langsung menghubungi Damkar dan meluncur ke TKP.
“Sekitar pukul 19.30 WIB api baru bisa dipadamkan dengan menggunakan 3 Unit kendaraan pemadam kebakaran serta dibantu gotong royong TNI, Polri, BPBD, Sat. Pol PP serta masyarakat di lokasi kebakaran dengan menggunakan alat seadanya,” ujarnya.
Usai kebarakan ini, lanjut dia, Satreskirm Polres Majalengka memasang garis polisi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kepastian awal mula terjadinya kebakaran tersebut. (Munadi)















































































































Discussion about this post