MAJALENGKA, (FC).- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Majalengka sudah di depan mata, yakni akan dihelat pada Sabtu (22/5) mendatang.
Berbagai keperluan mulai dipersiapkan oleh panitia, mulai dari kebutuhan sarana Tempat Pemungutan Suara (TPS), atau yang biasa disebut bilik suara, sampai kepada keperluan sarana dan prasarana untuk protokol kesehatan (Prokes).
Pelaksanaan Pilkades serentak tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mengingat pada tahun ini pelaksanaannya dihadapkan dengan masa pandemi Covid-19.
Panitia harus memperhatikan protokol kesehatan bagi para pemilih yang datang ke TPS.
Untuk mencegah penyebaran Covid-19, maka dalam pelaksanaan pemungutan suara pada Pilkades tahun ini dilaksanakan berbasis RT atau blok.
Hal ini untuk menghindari terjadinya kerumunan masyarakat, sehingga TPS disebar disetiap RT atau blok, dengan jumlah kapasitas pemilih paling banyak 500 pemilih.
Demi lancarnya Pilkades serentak yang akan digelar Sabtu mendatang, seluruh BPD dan Panitia Pilkades yang ada di Kecamatan Ligung pada Rabu (19/5) berkumpul di aula Kecamatan Ligung untuk menerima pengarahan, baik dari panitia Pilkades tingkat Kecamatan Ligung maupun dari LO Kabupaten Majalengka.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai hal dibahas, mulai dari keamanan sampai kepada hal hal prinsip, seperti membahas tata cara pencoblosan bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.
Camat Ligung Dedi Supriadi dihadapan para BPD dan Panitia Pilkades mewanti-wanti agar dalam pelaksanaanya nanti panitia harus benar-benar menjalakan tugasnya, sesuai sumpah yang telah dilakukan pada saat pelantikan dulu.
“Diminta panitia Pilkades dalam menjalankan tugasnya harus benar-benar netral, sehingga Pilkades serentak di Kecamatan Ligung sukses tanpa ekses,” tegas Camat Dedi.
Sedangkan Hj Roppedah Kepala DPKPP Kabupaten Majalengka yang sekaligus LO dari Pemkab Majalengka menekankan agar penerapan protokol kesehatan harus tetap dijalankan.
Pemdes harus bisa mengcover semua kebutuhan prokes, seperti alat test suhu, tempat cuci tangan, masker dan kebutuhan yang lainnya.
“Pokoknya dalam Pilkades serentak ini prokes jangan kendor, harus tetap diterapkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tegas Roppedah.
Sedangkan terkait faktor tingkat keamanan, selama ini masih dibilang aman dan terkendali, karena pihak Polsek dan Koramil Ligung menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.
“Tingkat keamanan yang saya sadap sampai saat ini masih cukup kondusif, terkait adanya gradag-grudug diantara para pendukung calon hal itu dinilai masih dalam batas kewajaran,” pungkas Roppedah.
Di tempat yang sama, Kapolsek Ligung, AKP Umang menyatakan kesiapannya dalam hal menjaga keamanan dalam pelaksanaan Pilkades serentak yang akan digelar Sabtu yang akan datang.
Pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan semua pihak, demi terciptanya pelaksanaan Pilkades yang aman dan nyaman.
“Insya Allah pihak kepolisian akan mengawal pelaksanaan Pilkades ini sampai tuntas, ratusan personil kepolisian akan diterjunkan untuk mengawal pesta demokrasi masyarakat yang biasa dihelat setiap enam tahunan ini,” ucap Kapolsek Umang. (Munadi)















































































































Discussion about this post