INDRAMAYU, (FC).- Keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah Graduasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari PKH untuk mandiri dan secara sukarela melepaskan diri untuk tidak lagi menerima bantuan sosial Keluarga Harapan yang selama ini didapatkannya. Indikator itu harus menjadi target utama program PKH.
Di Kabupaten Indramayu tercatat sudah 1.911 PKM PKH yang telah melakukan graduasi mandiri dan tidak lagi menerimanya.
Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Marsono ketika menyampaikan laporan pada kegiatan Bimbingan Program Perlindungan Jaminan Sosial di Desa/Kecamatan Widasari dan Desa Juntikebon Kecamatan Juntinyuat, Rabu (02/9).
Marsono menjelaskan, jumlah KPM PKH di Kabupaten Indramayu pada tahun 2020 ini mencapai 77.805 KPM PKH. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.911 KPM PKH telah meningkat menjadi graduasi mandiri dan tidak lagi menerima bantuan PKH.
“Setiap tahun peningkatan jumlah graduasi mandiri kita tingkatkan, mereka yang telah graduasi mandiri karena mereka telah terangkat kehidupannya dan telah ada usaha yang menetap,” kata Marsono.
Marsono menambahkan, dalam kegiatan bimbingan social bagi kelompok KPM PKH tersebut juga dilakukan penandatanganan pakta integritas yang diikuti oleh Ketua Kelompok KPM PKH.
Penandatanganan pakta integritas tersebut sebagai bahan agar tidak ada lagi pemotongan atau pungutan kepada angota KPM PKH terkait bantuan social. Kemudian tidak ada lagi pengumpulan KKS/Kartu ATM anggota PKH.












































































































Discussion about this post