KOTA CIREBON, (FC).- Sebanyak 216 Kepala Keluarga (KK) di Desa Tersana, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon yang tidak mendapatkan bantuan provinsi (Banprov) dampak Covid-19 di tahap dua ini, dialihkan sebagai daftar penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang besumber dari Dana Desa (DD).
Hal itu disampaikan Kuwu Desa Tersana, Sarja Sugendri saat menyerahkan Banprov tahap dua secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat, Senin (20/7).
“Pada penyaluran Banprov tahap pertama, terdaftar sebanyak 700 KK yang mendapatkan Banprov dan telah tersalurkan. Namun pada Banprov tahap dua sebanyak 216 KK namanya hilang, dan menyisakan 484 KK saja yang mendapatkan Banprov di tahap dua,” jelas Sarja.
Oleh karena itu, kata dia, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, pihak Pemdes menggelar Musdesus sebelum pelaksanaan penyaluran Banprov tahap dua.
Setelah ada kesepakatan bahwa yang namanya tidak terdaftar lagi sebagai penerima Banprov di tahap dua akan dialihkan sebagai penerima BLT DD pemerataan.
“Yang menerima Banprov tahap dua ini hanya warga yang namanya masih tercatat sebagai penerima, sedangkan yang namanya tidak ada kita alihkan sebagai penerima BLT DD pemerataan,” ungkap Kuwu Sarja.
Dijelaskan Sarja, pada penyaluran BLT DD tahap pertama sesuai hasil Musdesus dibagikan secara pemerataan bagi warga yang belum mendapatkan bantuan dari jenis bantuan manapun.
Tercatat pada penyaluran BLT DD tahap pertama ada sebanyak 280 KK penerima BLT DD pemerataan dengan masing-masing KK mendapatkan Rp 375 ribu.
Namun pada pelaksanaan penyaluran BLT DD tahap dua data tambahan 216 KK yang namanya tidak terdaftar sebagai penerima Banprov.
“Maka pada pelaksanaan penyaluran BLT DD disalurkan secara pemerataan menjadi 496 KK, sehingga per KK akan mendapatkan sebesar Rp210 ribu. Meski dilakukan secara pemerataan, masing-masing penerima masih mendapatkan angka yang masih tinggi, dan itu hasil mufakat pada Musdesus,” bebernya. (Nawawi)












































































































Discussion about this post