“Selama periode tersebut, maka tagihan air di Bulan April dan Mei 2020 akan dilakukan dengan perhitungan rata-rata pemakaian air selama 3 bulan terakhir,” terang Opang.
Pada awal bulan Juni lalu, pihaknya memastikan seluruh petugas baca meter mencatat ke rumah pelanggan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian tagihan rekening air dengan penggunaan air oleh pelanggan.
Pencatatan ini akan digunakan sebagai dasar perhitungan tagihan air di rekening bulan Juli nanti.
Pembacaan meter dilakukan dengan tetap memperhatikan Pedoman Pencegahan Pengendalian Covid-19 Kementerian Kesehatan RI untuk antisipasi penyebaran Covid-19.
“Kami memastikan tidak ada kenaikan tarif pelanggan yang dianggap menjadi penyebab terjadinya lonjakan tagihan air pada rekening bulan Juni yang dibayarkan di Bulan Juli ini,” ucapnya.












































































































Discussion about this post