Diungkapkannya, mulai bulan Maret 2020 pelanggan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sesuai anjuran pemerintah untuk menerapkan social distancing, physical distancing dan work from home (WFH) dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Tagihan air untuk April dan Mei 2020 tidak mengalami peningkatan karena penghitungan tagihan berdasarkan pemakaian rata-rata tiga bulan sebelumnya.
Namun kondisinya berbeda untuk tagihan Juni. Ada kemungkinan terjadi lonjakan pemakaian, dimungkinkan juga terjadi penurunan.
Lonjakan tagihan merupakan akumulasi dari pemakaian air yang sebelumnya, yang mana tagihan-tagihan sebelumnya dihitung berdasarkan pemakaian rata-rata.
“Untuk itu demi kenyamanan pelanggan, kami mempersilahkan agar pelanggan yang merasa tidak puas atas pelayanan kami untuk bisa melakukan pengaduan ke bagian pelayanan,” pungkasnya. (Agus)












































































































Discussion about this post