Azis membeberkan, Andi Armawan yang selama delapan tahun menjabat sebagai Kasatpol PP telah berhasil membuat inovasi sebagai solusi keterbatasan personel. Dengan merekrut warga yang memenuhi syarat untuk menjadi Satlinmas, dan ketegasannya untuk menegakkan Perda Kota Cirebon.
“Ini yang dilakukan Pak Andi pertama kalinya di Indonesia melakukan perekrutan satlinmas, merupakan inovasi bagus dan mendapatkan pengakuan dengan penghargaan tingkat nasional. Tapi ketika kami membutuhkan penyegaran organisasi, maka Pak Andi dimutasi ke Dishub,” ucapnya.
Demikian pula dengan Yoyon Indrayana, Abdulah Syukur dan Iing Daiman. Menurutnya mereka sudah menunjukkan kinerja terbaiknya. Dan sekarang dipindahkan karena pihaknya membutuhkan tenaga, pikiran dan kemampuan mereka ditempat yang baru.
Terkait kekosongan posisi pejabat tinggi pratama dan satu pejabat administrator, Azis meminta Kepala BKPPD untuk segera mengangkat pejabat sementara (Plt). Tujuannya agar program yang sedang berjalan bisa diteruskan sambil menunggu proses open bidding yang saat ini pengajuan pelaksanaannya telah diajukan kepada KASN.
“Kepada pejabat yang baru dilantik, agar secepatnya beradaptasi dan fokus menjalankan tupoksinya,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Kadishub yang baru dilantik Andi Armawan menyampaikan, dirinya siap ditempatkan kapanpun dan dimanapun. Sesuai arahan walikota, agar melakukan konsolidasi internal dishub terlebih dahulu.
Selain itu, lanjut Andi walikota memintanya untuk memberikan arahan ke dinas yang ditinggalkannya yaitu Satpol PP. Karena sementara belum ada pimpinan menunggu hasil dari open bidding mendatang.
“Iya nantinya akan diangkat Plt Kasatpol PP, nanti kita tetap memberikan arahan dan koordinasi. Untuk siapa-siapanya yang menjabat Plt, saya belum tahu,” pungkasnya. (Gus)
















































































































Discussion about this post