“Suatu pengerjaan pasti ada pengawasnya. Selain mengawasi konstruksi yang sesuai, mereka juga harus mengawasi penerapan protokol kesehatan para pekerja selama proyek berlangsung,” paparnya.
Diakui Sugeng juga, pihaknya akan terus mengawasi jalannya pelaksanaan AKB khususnya sektor konstruksi. Selama 14 hari kedepan, tim akan mendatangi langsung lokasi pengerjaan.
“Kita punya kegiatan monev minimal tujuh kali hingga tanggal 30 Juli mendatang. Oleh karena itu, nanti akan kita datangi lokasi yang ada pekerjaan kontruksi untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan. Ini sebagai upaya kita untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” terang Sugeng.
Disinggung mengenai intervensi tim monev terhadap pengerjaan yang akan dilaksanakan, Sugeng menyebut tim sudah memberikan warning kepada pihak yang akan melaksanakan pembangunan. Disamping, pengawasan tetap akan dilakukan pihaknya.
“Sebelum pengerjaan itu ada namanya prakonstruksi. Disitulah kita akan tekankan untuk mematuhi anjuran pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, tim juga akan lihat langsung ke lokasi agar tidak ada lagi yang membandel seperti tidak melaksanakan anjuran kita,” tutupnya. (Gofar)

















































































































Discussion about this post