MAJALENGKA, (FC).- Kasus terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19) di kabupaten Majalengka, terus mengalami penambahan angka yang signifikan.
Hal itu diketahui dari data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Majalengka atau laman https://covid19.majalengkakab.go.id, yang mencatatkan bahwa orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, pada Kamis 17 Desember 2020, seluruhnya berjumlah 953 orang.
“Hari, Kamsi 17 Desember ada penambahan sebanyak 26 orang, sehingga jumlah keseluruhan orang yang terkonfirmasi positif virus Corona, sampai dengan saat ini beejumlah 953 orang,” ungkap Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Majalengka, H. Alimudin, melalui siaran pers yang diterima wartawan, Kamis (17/12).
Menurut Ali, dari jumlah 956 orang tersebut, di antaranya pasien yang berstatus aktif sebanyak 198 orang, sembung sebanyak 667 orang, dan yang meninggal dunia berjumlah 92 orang.
“Untuk kontak eratnya, berjumlah 4.381 orang, dengan rincian discarded 3.470 orang, karantina sebanyak 900 orang. Kemudian suspeknya berjumlah 985 orang, yang rinciannya, dalam isolasi sebanyak 112 orang, selesai isolasi 872 orang, dan yang meningal sebanyak 8 orang.
Sementara, probablenya sampai dengan saat ini berjumlah 55 orang, dengan rincian selesai dan sedang isolasi 0, meninggal dunia sebanyak 55 orang,” jelasnya.
Atas bertambahnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Majalengka ini, pihaknya mengimbau agar masyarakat senantiasa mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 secara ketat, yakni mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumuman, dan berprilaku hidup bersih.
Mengingat, sambung dia, penerapan prokes tersebut merupakan salah satu upaya dalam menekan laju penyebaran Covid-19, sehingga virus berbahaya ini tidak menjalar lebih luas lagi.
“Hanya dengan ini upaya kita dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Oleh karenanya, mari kita sama-sama mematuhi dan menerapkan prokes, serta kita jadikan pembelajaran dari semakin bertambahnya kasus positif Covid-19 di Majalengka, sehingga kita benar-benar taat dan patuh pada prokes yang ditekankan pemerintah saat ini,” pungkasnya. (Ibin)










































































































Discussion about this post