KAB. CIREBON, (FC).- Sanwasi adalah sosok ayah yang luar biasa bagi keluarganya. Tetap bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, terutama dalam kebutuhan primer serta pendidikan untuk anak-anaknya.
Pria yang tinggal di Jl. Manggis RT/03 RW/05 Desa Jungjang Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon ini.
Ayah dua anak ini tidak pernah mengenal lelah dan mengeluh untuk mencukupi kebutuhan keluarga.
“ Siang malam saya bekerja. Apa pun saya lakukan, walau harus mengeluarkan banyak tenaga, pikiran, dan keringat. Yang penting halal,” ucap pria kelahiran 3 November 1976 ini.
Menurut, Sanwasi, seorang ayah memang memiliki cara tersendiri bagaimana ia akan mencintai anaknya.
“Cinta yang diberikan oleh seorang ayah memang berbeda dengan cinta dari seorang ibu. Hanya saja, cinta ayah mampu menguatkan anaknya dimana pun ia berada,” ucap lelaki yang pernah menjadi Kadus III Blok Pasar ini.
Sore itu, ia berbagi sedikit cerita perjalanan hidupnya hingga sekarang. Pada tahun 2024 ia berjualan es buah, jualan baso, dan jualan pakaian jadi hingga menikah dan sekarang dikaruniai 2 anak yang masih bersekolah.
“Saya pernah mengabdikan diri di Desa Jungjang pada Tahun 2017 hingga 2022 menjadi Kadus III Blok Pasar,” katanya.
Menjadi Perangkat Desa Jungjang, kata dia, atas aspirasi dari warga masyarakat Jungjang dan diangkat menjadi Kadus III, hingga masa jabatannya berakhir pada bulan Februari 2022, dan melanjutkan berjualan demi menghidupi dan menafkahi keluarganya.
“Alhamdulillah setelah berhenti dari Aparat Desa Jungjang, saya sekarang melanjutkan usaha dagang es buah dan berjualan pakaian jadi bersama istri, dan dipercaya menjadi petugas keamanan di pengembang Pasar Jungjang oleh PT. DUMIB,”papar Sanwasi.
Lebih lanjut, Sanwasi menjelaskan, dengan diberi kepercayaan oleh pengembang Pasar Junjang sebagai keamanan, saya merasa bersyukur bisa mendapatkan pekerjaan baru, untuk bisa menafkahi keluarga, dan anak-anak bisa bersekolah dengan tenang, karena ayahnya sudah bekerja kembali.
Besar harapan saya dengan ada pengahasilan tetap bisa membiayai anak sekolah dan mencukupi kebutuhan keluarga, walaupun istri yang menjaga jualan es dan pakaian jadi, itupun kalau saya libur bergentian untuk menjaga lapak jualannya. (Herman)











































































































Discussion about this post