Lebih lanjut disampaikan Tardi, pada sepekan sebelum Idul Adha lalu David dibawa ke RSUD Indramayu dan menjalani perawatan selama 3 hari. Oleh dokter yang menanganinya didiagnosa menderita tumor. Untuk memastikan kondisinya dijalaninya pula pemeriksaan CT Scan.
“Setelah pulang dari RSUD, petugas dari Puskesmas sudah dua kali datang ke rumah untuk mengontrol,” kata dia.
Menurut dia, sebelumnya David masih bisa berjalan meskipun pelan-pelan, tapi sejak beberapa hari terakhir sudah tidak bisa lagi.
Bahkan kondisi tangannya semakin mengecil. Atas kondisi ini, setelah dari RSUD Indramayu seharusnya David dirujuk ke RSHS Bandung untuk menjalani penanganan medis lebih lanjut, tapi keadaan ekonomi keluarga tidak memungkinkan.
“Terima kasih Bu Selly sudah perhatian kepada anak saya. Kalau bisa secepatnya dibawa ke rumah sakit rujukan, yang penting anak saya sehat lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, Hj Selly Andriany Gantina mengaku sangat prihatin dan memastikan untuk membantu kesulitan yang dialami David maupun keluarganya. Dan pihaknya sudah menerjunkan tim untuk memenuhi kebutuhan fasilitas yang diperlukan selama masa pengobatan nantinya.
“Insya Allah saya fasilitasi untuk kebutuhan sehari-hari dalam masa pengobatan di rumah sakit rujukan. Untuk pembiayaan penanganan medis, ananda David sudah punya fasilitas BPJS PBI yang sudah tim kita perjuangkan. Insya Allah kita akan kawal bersama untuk mendapatkan penanganan medis secara optimal,” tandasnya. (Agus)













































































































Discussion about this post