KOTA CIREBON, (FC). – Sebagai wujud nyata pencegahan narkoba keadaan masyarakat, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Pores Cirebon Kota, bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) lakukan sosialisasi bahaya narkoba.
Sosialisasi ini dilakukan di lapangan volly yang bertempat di Jalan Simaja Utara Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat dan para RT maupun RW.
Kasatresnarkoba IPTU Muhammad Ilham menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat akan bahayanya narkoba.
Terutama bagi generasi muda, karena pengaruh lingkungan dan media sosial yang semakin tidak terbendung.
“Ini langkah kita bersama BNN bersinergi untuk mengedukasi masyarakat secara langsung tentang bahayanya narkoba dan obat-obatan terlarang,” kata Ilham kepada FC, Rabu (31/3).
Menurut perwira berpenampilan necis ini, kegiatan ini akan secara terus menerus dilakukan terlebih menjelang bulan suci ramadan. Guna menjaga kenyamanan masyarakat Kota Cirebon dalam menjalankan ibadah puasa.
“Kita akan selalu rutin lakukan sosialisasi kepada masyarakat, disamping kita juga lakukan penangkapan terhadap pengedar dan pemakai narkoba,” lanjutnya.
Pihaknya juga sebelumnya selalu melakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada setiap sekolah, namun dikarenakan dalam masa pandemi kegiatan tersebut vakum sementara.
“Kita juga sering sosialisasikan ke sekolah, tapi karena saat ini sekolah melakukan kegiatannya secara online, kita stop dahulu,” ungkapnya.
Ilham berharap, dengan adanya sosialisasi ini dapat menyadarkan masyarakat akan bahayanya narkoba, dan dapat mencegah peredaran narkoba di daerahnya.
“Kita harap dengan danya edukasi ini, dapat menghindari masyarakat akan bahanya narkoba, selain itu jika menemukan transaksi barang haram tersebut segera laporkan ke Satresnarkoba atau ke BNN,” ungkapnya.
Selain melakukan edukasi kepada masyarakat, Satuan Reserse Narkoba juga memberikan bantuan 5 bola volly kepada masyarakat setempat. (Sakti) .
















































































































Discussion about this post