KUNINGAN, (FC).- Generasi milenial dituntut mutlak untuk menghadapi tantangan dunia global, tidak terkecuali santri. Termasuk santri berjiwa enterpreneur sangat dibutuhkan untuk melalui proses pencapaian menuju sukses.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kuningan Ridho Suganda saat menghadiri Wisuda Tahfidz Quran Pondok Pesantren Al-Khoeriah, di Dusun Manis, Desa Cibingbin, Kecamatan Cibingbin, Minggu (3/7).
Menurut Wabup Ridho, para santri harus mengubah orientasinya dari mencari pekerjaan menjadi pencipta lapangan kerja bagi banyak masyarakat lainnya.
“Saya berharap, di era yang penuh dengan tantangan ini, para santri lulusan Ponpes Al-Khoeriah dapat menjadi entrepreneurship dalam dunia usaha. Jadilah wirausahawan baru yang bisa menciptakan lapangan kerja, sehingga dapat membantu pemerintah daerah mengatasi masalah kesenjangan sosial di tengah-tengah masyarakat,” jelas Ridho.
Ridho menyebutkan bahwa pendidikan pesantren, madrasah, serta pendidikan tinggi agama Islam sangat strategis dalam mencetak lulusan yang inovatif dan berkewirausahaan. Sehingga, para santri mampu bersaing di pasar kerja dan menjadi wirausahawan sosial yang sukses.
“Santri yang mandiri secara ekonomi akan lebih merdeka saat menentukan sikapnya dalam membina umat. Jadi, para santri tidak terkontaminasi dalam urusan lain, mereka fokus menyampaikan kebenaran, menyampaikan yang hak dari ajaran Islam,” ungkap Ridho.
Ridho juga berpesan, Ponpes Al-Khoeriah dapat menjaga kualitas pendidikannya dengan melakukan inovasi-inovasi program, sehingga Ponpes Al-Khoeriah menjadi laboratorium kader dan Tahfidz Quran.
“Terima kasih kepada para orang tua santri, yang telah memberikan kepercayaan kepada Ponpes Al-Khoeriah dalam memberikan pendidikan agama kepada putra-putrinya. Dan pihak Ponpes juga dapat menjaga kepercayaan orang tua santri dengan memberikan pendidikan agama yang berkualitas, sehingga akan lahir santri-santri yang berkualitas dan mumpuni dalam ilmu agama,” papar Ridho. (Ali)















































































































Discussion about this post