“Saya merasa, teman-teman wartawan hadir di setiap tahapan dalam saya meniti karier di bidang akademis,” tuturnya.
Sedangkan Tatang mengaku kriteria penghargaan yang diberikan terhadapnya terlalu tinggi. Dia mengaku belum sampai pada apa yang dinilai oleh PWI Indramayu, namun sebagai pimpinan sebuah perusahaan, dia tengah serius menuju kea rah penilaian tersebut.
“Saya belum sampai pada kriteria penilaian PWI. Sebagai sosok pimpinan perusahaan inspiratif. Apa yang dilakukan sekarang saat memimpin PDAM, tentu saja saya berusaha semaksimal mungkin kea rah sana. Ang ada dalam pikiran saya ialah bagaimana PDAM Indramayu terus maju, meningkatkan kualitas pelayanan air bersih ke masyarakat dan berkontribusi bagi daerah,” ujarnya
Malam puncak HPN 2020 juga diisi pengumuman pemenang lomba menulis feature dan fotografi peserta Oneday Presstour Masaro-Taman Kehati. (Agus)




















































































































Discussion about this post