INDRAMAYU, (FC).- Polsek jajaran Polres Indramayu berhasil menyita puluhan botol minuman keras (miras), dari sejumlah pedagang yang menjualnya pada saat Bulan Ramadan.
Puluhan botol miras tersebut disita petugas saat mengelar operasi penyakit masyarakat (pekat) selama bulan suci Ramadhan di wilayah hukum Polres Indramayu.
“Operasi ini dalam rangka cipta kondisi antisipasi pencurian dengan kekerasan atau curas, curat, dan Curanmor. Serta kejahatan lainnya di Bulan Ramadan,” ucap Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang melalui Kapolsek Sindang AKP Warmad, Kamis (22/4).
Sasaran kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), lanjutnya, selain curat, curas, curanmor, juga terhadap penyalahgunaan senjata api, bahan peledak, petasan, premanisme, prostitusi, narkotika, miras, street crime, terorisme, pelanggaran lalu lintas dan kejahatan lainnya yang meresahkan masyarakat.
“Hasilnya, kami mengamankan barang bukti 10 botol miras. Penjual ini kita imbau agar tidak menjual minuman tersebut dan berpindah ke pekerjaan lain yang tidak mengandung resiko berat. Selain itu kami telah mengamankan orang yang diduga melakukan tindakan premanisme parkir liar,” tuturnya.
Di Polsek Sindang, polisi menyita 2 botol minuman Ciu dari Dir (45), warga Desa Kenanga yang kedapatan menjual minuman tersebut.
Di wilayah hukum Polsek Cikedung yang telah dilaksanakan kegiatan operasi pekat pun menyita barang bukti 20 liter tuak, dari Rud (30 ), seorang pedagang di Desa Cikedung Lor, Kecamatan Cikedung.
Sementara, Polsek Sukagumiwang mengamankan seorang pemuda berinisial Su (38 ), penduduk Kecamatan Kertasemaya diduga kuat preman.
Bahkan aparat setempat pun menyita 5 botol miras berbagai merk, dari Sam (38), warga Desa Larangan Jambe, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu.
Masih diterangkan Kapolsek Haurgeulis AKP Warmad, kegiatan yang dilaksanakan, petugas standby di titik-titik rawan jambret atau kejahatan jalanan, rawan C3, tawuran, geng motor, rawan kecelakaan, pusat berkumpulnya masyarakat dan daerah rawan lainnya. Hal ini guna antisipasi gangguan kamtibmas.
“Saat bersamaan, kita juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu melakukan pola hidup bersih dan sehat serta menerapkan 5M. Yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun hand sanitizer, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Serta menghimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungannya, ” ucapnya.(Agus)
















































































































Discussion about this post