“Peran media sangat membantu kami dalam menyosialisasikan terkait pemilu pada masyarakat. Contohnya, angka partisipasi yang ditargetkan pusat 77,5 persen, tapi di Majalengka mampu meningkat di angka 80,43, dan itu salah merupakan satu peran dari para jurnalis, baik yang tergabung di media cetak, online, maupun elektronik, seperti tv, dan radio,” ujar Agus.
Dikatakan Agus, capaian tersebut merupakan kebanggaan karena sudah melampaui target secara nasional. Tingginya angka partisipasi masyarakat itu tentunya tidak terlepas dari bantuan insan pers.
“Untuk Pemilukada tahun 2024 mendatang, kita mematok target partisipasi mencapai 90 persen. Oleh karenanya, sinergitas dan kebersamaan antara KPU dengan media terus dijalin,” ucapnya.
Masih dikatakan dia, kendati KPU saat ini tidak menggelar Pemilu, akan tetapi masih memiliki tanggungjawab yang berat.















































































































Discussion about this post