KOTA CIREBON, (FC).- Viralnya video jenazah yang hanya dipakaikan popok dan juga masih belum disucikan berbuntut panjang. Pihak keluarga dari pasien melaporkan pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati ke pihak Polres Cirebon Kota, Selasa (6/10).
Pihak keluarga melalui istrinya Ratnawati mengaku merasa kecewa dengan pihak rumah sakit karena jenazah sebelumnya tidak disucikan dan dimakamkan secara Islam.
“Saya datang kesini mencari keadilan, karena pihak rumah sakit melakukan tata cara yang salah dan tidak layak, selain itu juga tidak sesuai dengan syariat Islam,” kata Ratnawati kepada FC, Selasa (6/10).
Ratnawati mengaku suaminya yang merupakan pasien covid-19 berinisial S sebelum dinyatakan meninggal dunia sempat melakukan selfi dengan petugas medis memakai handphone pasien.
“Dua jam sebelum meninggal dia masih Selfi dengan petugas medis, dan pihak rumah sakit menyatakan meninggal pada pukul 3 sore, karena saya sibuk mengurus anak jadi saya abaikan telpon dari pihak rumah sakit tersebut,” katanya.
Seharusnya, lanjut Ratnawati, pihak rumah sakit memandikan jenazah dan mengkafani jenazah terlebih dahulu bukan hanya dipakaikan popok dan di bungkus plastik saja. “Ini manusia bukan menguburkan ayam, harus ada tata cara sesuai syariat Islam, terlebih lagi jenazah hanya diantarkan seorang diri oleh supir ambulan saja,” tuturnya.
Pihaknya mengira pada awalnya dari pihak rumah sakit ada yang mengurus pemakaman pasien dengan petugas medis , tapi setelah sampai di lokasi pemakaman hanya di antar supir sendirian.
“Awalnya kita kira-kira ada dari petugas medis yang memakai APD lengkap, tapi ternyata tidak ada, jadi kita dari keluarga ingin menguburkan jenazah pada saat itu,” paparnya.
Ratnawati melanjutkan setelah itu pihak keluarga memutuskan untuk membuka peti tersebut dan terkaget dengan kondisi tersebut. “Setelah itu kita putuskan untuk membuka peti jenazah tersebut karena takut itu bukan suami saya, dan juga saya ingin melihat kondisi suami saya,” ungkapnya.
Atas kejadian tersebut pihak keluarga memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polres Cirebon Kota.
“Kami melaporkan Direktur dan pihak rumah sakit ke Polres Cirebon Kota,” tandasnya. (Sakti)















































































































Discussion about this post