KUNINGAN, (FC).- Saat terjadi Pandemi Virus Covid-19, untuk mengurangi resiko penyebarannya, pemerintah melakukan himbauan untuk #dirumahsaja. Namun, bukan karena tidak peduli dengan himbauan tersebut ataupun tidak takut akan resiko tertular, masih banyak elemen masyarakat karena tuntutan kebutuhan hidup, ‘terpaksa’ masih harus keluar rumah untuk mendapatkan penghasilan.
Salah satunya adalah para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sekitar Taman Kota Kuningan. Atas dasar hal tersebut, Perhimpunan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Kuningan tergerak untuk mengumpulkan donasi dari para anggotanya, dan disumbangkan dalam bentuk bingkisan Paket Sembako kepada para Pedagang Kaki Lima tersebut
Ketua Perwosi Kabupaten Kuningan, Yuana Ridho Suganda menjelaskan, dampak Pandemi Covid-19 sangat dirasakan bagi masyarakat kalangan bawah. Salah satunya adalah para Pedagang Kaki Lima.
Untuk itu, Perwosi Kuningan dengan kegiatan peduli pedagang kaki lima ini adalah wujud rasa empati dan keinginan berbagi bersama dengan masyarakat yang terdampak secara ekonomi dengan adanya Pandemi Covid-19.
“Kita ingin menyerahkan ke orang-orang yang terkena dampak Covid-19 ini, makanya kita pilih pedagang kaki lima. Mereka ini kan amat sangat terkena dampaknya itu, karena mereka jualan juga lagi sulit, mereka modal dan pemasukan berbanding jauh banget. Kita mencari sasaran yang seperti itu,” jelasnya.










































































































Discussion about this post