KOTA CIREBON, (FC).- Wakil Walikota Cirebon didampingi Sekda Agus Mulyadi, Kepala BKD Arif Kurniawan, Kepala BKPPD Iing Daiman dan Asda Perekonomian dan Pembangunan Sumanto, mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Perubahan RPJMD Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2023.
Kegiatan ini digelar secara virtual melalui Video Conference Zoom Meeting di ruang kerja Sekda Kota Cirebon, Senin (30/11).
Seusai virtual meeting Eti mengatakan, Gubernur Jawa Barat telah memberikan arahan, tahun depan pemprov akan fokus pada tiga hal. Yaitu kesehatan, jaring pengaman sosial serta pemulihan ekonomi.
Terkait hal tersebut, Eti akan mengikuti arahan dari Gubernur Jawa Barat. Selain itu, yang paling utama pada situasi pandemi Covid-19 ini semua pihak harus betul-betul bersinergi. Sinergi ini dibutuhkan agar pembangunan di Kota Cirebon bisa berjalan sekalipun saat ini masih masa pandemi Covid-19.
Tak lupa, Eti menyelipkan pesan agar masyarakat Kota Cirebon
tetap menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) secara disiplin. Peran serta masyarakat sangat penting untuk bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan pembangunan bisa berjalan seperti semula.
“Kita prihatin dengan semakin banyaknya warga Kota Cirebon yang terpapar Covid-19 saat ini,” ungkapnya.
Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dalam arahannya menegaskan, terjadinya Perubahan RPJMD Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2023 tidak mengubah visi dan misi Pemprov Jabar yaitu “Terwujudnya Jawa Barat Juara Lahir Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi”.
Salah satu alasan dilakukannya Perubahan RPJMD Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2023 ialah terjadinya pandemi Covid-19 yang memberikan dampak sangat besar terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah baik dalam skala makro maupun mikro (sektoral).













































































































Discussion about this post