KAB. CIREBON, (FC).- Pandemi virus Covid-19 dan pemberlakukan social distancing dengan diam di rumah berdampak pada semua lapisan masyarakat, tetutama kaum dhuafa. Kondisi tersebut membawa keprihatinan Pemerintahan Desa (Pemdes) Ambulu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon dan sepakat untuk memotong setengah gaji dari seluruh perangkatnya untuk membantu beban masyarakat miskin terdampak pandemi Covid-19, Selasa (27/4).
Hal itu diungkapkan, Kuwu Desa Ambulu, Sonaji kepada “FC”. Menurutnya, sebagai bentuk keprihatinan jajaran Perangkat Desa Ambulu menyisihkan setengah gajinya dibulan April ini untuk berbagi meringankan beban masyarakat yang terdampak. Sambil masyarakat menanti program dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten serta Pemdes melalui BLT DD.
“Dari hasil penyisihan gaji para perangkat desa total terkumpul sebanyak Rp15 juta, dan siang ini kami salurkan kepada masyarakat terdampak terutama bagi kaum dhuafa yang sangat merasakan sekali dampaknya,”ungkap Sonaji.
Sonaji menjelaskan, bantuan tersebut merupakan keikhlasan bersama dari para perangkat desa nya untuk berbagi dengan masyarakat yang berada dibawah garis kemiskinan sambil menunggu program bantuan dari pemerintah turun.
“Dana yang terkumpul memang tidaklah banyak namum setidaknya mampu membantu mengurangi beban yang sedang dirasakan oleh warga desa kami, terutama kaum dhuafa,” jelasnya.
Selain menyalurkan bantuan hasil bantuan perangkat desa, sambung dia, pihaknya membuka diri bagi masyarakat atau lembaga yang akan membantu meringankan beban masyarakat miskin terdampak pandemi Covid-19.
“Bagi kami seluruh Perangkat Desa Ambulu sudah membiasakan diri menyisihkan gajinya setiap bulan sebesar Rp 100-150 ribu yang biasanya disalurkan dalam bentuk hewan qurban, namun ditengah masa pandemi Covid-19 sengaja di bulan ini setengah gajinya kita berikan untuk ikut meringankan beban warga miskin terdampak,” bebernya.
Lebih lanjut Sonaji mengungkapkan, upaya yang dilakukan Perangkat Desa Ambulu mendapat perhatian dari warga pra sejahtera penerima program PKH, mereka secara sukarela menyisihkan dana hasil bantuan tersebut untuk berbagi dengan warga lainnya yang saat ini merasakan dampak pandemi Covid-19.
Dikatakannya, ada sekitar 400 KK penerima program PKH di desanya mereka memberikan secara ikhlas yang kemudian dikumpulkan oleh Tim PKK Desa Ambulu yang juga ikut merasa prihatin mengumpulkan bantuan yang selanjutnya disatukan dan dibelikan sembako untuk warga jompo.
“Tim PKK telah mengumpulkan sekitar 100 paket sembako selanjutnya disalurkan kepada warga jompo, semoga langkah dan upaya seluruh masyarakat Desa Ambulu akan menjadi berkah untuk semua dan semoga pandemi Covid-19 segera berakhir dan masyarakat dapat beraktifitas normal kembali,”harapnya. (Nawawi)














































































































Discussion about this post