KAB. CIREBON, (FC).- Tercatat lebih dari 1000 petambak asal Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon bertekad akan beralih profesi.
Ini lantaran hasil tambak mengalami penurunan drastis dan kawatir tidak bisa mewariskan pekerjaan sebagai petambak kepada anak cucu mereka.
Para petambak berharap tambak mereka segera dialih fungsi untuk menjadi kawasan industri.
Hal itu disampaikan ketua umum Masyarakat Losari Bersatu (MLB), Abdul Jabar. Menurutnya, MLB terbentuk untuk menjadi motor penggerak masyarakat Losari baik yang ada di wilayah Kecamatan Losari maupun mereka yang ada di daerah rantau.
Ketika para petambak dengan situasi saat ini yang sudah tidak bisa diandalkan seperti dahulu hasilnya, karena biaya modal yang besar namun hasil panen kurang maksimal, membuat para petambak bertekad memilih alih profesi dengan pekerjaan maupun wiraswasta lainnya yang lebih menjanjikan.
“Alasan utama karena bertambak sudah tidak seperti dahulu lagi, entah karena kondisi tanah atau air yang membuat ikan yang ditambak tidak bisa sebesar yang diharapkan,” jelasnya.
Selain itu, menurut Kang Jabar, petambak sudah berfikir bagaimana kehidupan anak cucu mereka ke depan lantaran logikanya satu tambak hanya untuk mempekerjakaam seorang saja.
Sementara anak keturunan mereka sudah mulai besar dan harus memiliki mata pencaharian.
Jika hanya mengandalkan tambak sudah dirasa kurang menjanjikan, maka salah satu upaya yang diharapkan adalah berharap lokasi tambak mereka berubah menjadi kawasan industri.
Karena, aku dia, jika tumbuh industri maka anak cucu mereka sudah dipastikan semuanya bisa bekerja.
Sementara hasil jual tambak mereka akan dimanfaatkan untuk pekerjaan lain, seperti berdagang atau usaha lainnya yang dinilai lebih bisa menjanjikan penghasilan mereka.
“Ada lebih dari seribu petambak di kawasan Kecamatan Losari yang bertanda tangan untuk menjual tambak mereka dijadikan kawasan industri, karena menurut mereka memiliki harapan ke depan untuk anak cucu mereka yang lebih menjanjikan,” terangnya.
Atas dasar hal itu, MLB merasa memiliki tanggungjawab moral untuk mperjuangkan apa yang menjadi harapan mereka yang statusnya asli warga Kecamatan Losari.
Beberapa waktu lalu pihaknya telah membuat dokumen yang ditandatangani lebih dari seribu petambak untuk diusulkan ke Kementrian terkait harapan mereka untuk mengusung Kecamatan Losari menjadi kawasan industri.
Bahkan dokumen permohonan tersebut menurut pengakuan Kang Jabar sudah sampai ke tangan Wakil Presiden, Kecamatam Losari yang saat ini telah ditetapkan berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Cirebon sebagai kawasan industri saat ini masih menunggu Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang belum ditetapkan.
“Kami MLB sangat mendukung Kecamatan Losari menjadi kawasan industri, karena keputusan ini merupakan keputusan hampir semua warga Kecamatan Losari, maka besar harapan agar Pemkab Cirebon bisa secepatnya menetapkan RDTR Kecamatan Losari sebagai kawasan industri agar apa yang menjadi keinginan masyarakat bisa segera terwujud,” harap Kang Jabar. (Nawawi).












































































































Discussion about this post