KAB. CIREBON, (FC).- Dalam upaya menjalin silaturahmi dan membangun kebersamaan dengan masyarakatnya, Pemerintah Desa (Pemdes) Karangwangun, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon mengemas kegiatan budaya leluhur dengan menggelar acara festival seni dan budaya, serta sedekah bumi desa dalam satu kegiatan yang digelar selama tiga hari tiga malam, Kamis – Sabtu (19-21/9).
Kegiatan tersebut menjadi sarana hiburan bagi masyarakat yang selalu antusias dalam setiap kegiatannya.
Kuwu Desa Karangwangun, Taufik Islami kepada FC, Senin (23/9) mengungkapkan, pada masa pemerintahannya, ia ingin ada pelaksanaan kegiatan rutin yang sudah menjadi adat tradisi para leluhur yaitu acara sedekah bumi.
Kemudian juga bahwa secara umum Cirebon memiliki warisan seni budaya yang semestinya harus tetap dilestarikan, maka pihaknya membuat konsep sebuah kegiatan festival seni dan budaya serta sedekah bumi dalam satu rangkaian kegiatan.
Baca Juga: Sedekah Bumi Desa Pasuruan Jadi Pesta Rakyat Desa Setempat
Untuk tahun pertama dan perdana ini pihaknya tidak menggandeng pihak ketiga dalam membuat konsep kegiatan ini.
Namun perlu diakui juga konsep kegiatan tersebut mendapat dukungan dari anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Aan Setiawan yang memiliki semangat yang sama melestarikan kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Cirebon.
“Ini kegiatan festival seni budaya dan sedekah bumi yang pertama di Desa Karangwangun dan alhamdulillah mendapat apresiasi dari masyarakat dengan ikut langsung berpartisipasi mensukseskan kegiatan tersebut,” jelasnya.
Lanjut dijelaskan Kuwu Amy, panggilan Taufik Islami, tujuan menggelar kegiatan gelar budaya dan sedekah bumi tersebut, selain untuk melestarikan warisan budaya, festival seni budaya desa menjadi wadah untuk melestarikan tradisi dan budaya lokal agar tetap hidup dan dihargai oleh generasi mendatang.
Kemudian juga diharapkan bisa menginspirasi generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan kreatif dan positif, dapat memperkaya pengetahuan masyarakat tentang seni budaya leluhur ditengah terpaan masuknya budaya modern.
“Melalui festival seni budaya desa dapat mengembangkan perekonomian lokal dan mampu menarik wisatawan lokal, diharapkan nantinya Desa Karangwangun ini menjadi salah satu destinasi wisata seni budaya,” ungkapnya
Dijelaskan Kuwu Amy, rentetan acaranya sendiri di antaranya, festival burok, pagelaran tari, pameran seni, upacara keagamaan dengan diisi pengajian.
Baca Juga: Sedekah Bumi Desa Cibuntu Berlangsung Meriah
Kemudian acara sedekah bumi dan pagelaran sandiwara khas Cirebon, dalam acara sedekah bumi merupakan upacara adat yang dilakukan masyarakat Indonesia, khususnya Jawa, untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas rizki yang diberikan baik dalam bentuk hasil bumi.
Selain itu, sedekah bumi juga memiliki tujuan dan manfaat lain, di antaranya menjaga dan mempererat tali silaturahmi antar masyarakat, mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, rasa syukur, dan kepedulian terhadap alam dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya mengembangkan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan,
Dijelaskannya, acara sedekah bumi yang biasanya masyarakat membentuk gunungan dari hasil bumi yang diarak keliling desa. Gunungan atau tumpeng melambangkan kehidupan dan kebutuhan manusia, sehingga masyarakat diingatkan untuk menghargai bumi sebagai kebutuhan yang harus dijaga dan dirawat.
“Masyarakat Desa Karangwangun sebagian besar mata pencahariannya di sektor pertanian, sehingga ketika kami mencoba menggelar acara sedekah bumi langsung mendapat respon yang baik dari masyarakat, terbukti dari 6 dusun masing-masing mengirimkan gunungan hasil bumi yang mewakili dusun masing-masing, semoga kegiatan ini bisa kita gelar secara rutin setiap tahun,” harapnya. (Nawawi)











































































































Discussion about this post