“Korban sempat berteriak meminta tolong kepada rekannya tapi karena korban tak bisa berenang akhirnya ia tenggelam dan hanyut terbawa arus sungai,” ungkapnya.
Dilokasi kejadian, warga Blok Gembul Desa Pangkalan Pari Kecamatan Jatitujuh, Salman yang juga temen kerja korban kepada wartawan menuturkan, sebagai mana biasa korban melaksanakan pekerjaan rutin sebagai operator perahu. Saat itu korban sedang melaksanakan pemotongan bambu di pinggir perahu penyeberangan pada pukul 7.45 Wib.
Selanjutnya ada penumpang perahu yang akan menyeberang menggunakan sepeda motor. Secara tidak sengaja kendaraan roda dua tersebut jatuh mungkin karena licin, dan kendaraannya menyenggol korban yang sedang menggergaji kayu. Sehingga korban terjatuh kesungai Cimanuk dan hanyut tenggelam.
“Saya melihat dari sebrang sungai, korban tercebur dan hanyut, saat itu korban tidak bisa berenang sehingga tenggelam. Saya berusaha mau menolong tetapi jarak dan arus tidak memungkinkan untuk menolong jadi korban tidak tertolong,” kata Salman.
Sementara itu Kades Sumber Kulon Kibagus Wardilah yang datang langsung kelokasi menuturkan, dirinya berharap korban segera ditemukan dalam posisi apapun, hidup atau pun mati, sehingga keluarga korban agar bisa tenang.
Disamping itu pula diharap agar pemilik perahu harus ikut bertanggungjawab. “Korban ini adalah tergolong keluarga yang kurang mampu. Jadi andaikan tidak diketemukan posisinya meninggal dunia, maka sang pemilik perahu harus ikut meringankan beban keluarganya.” Pungkas Kades Sumber Kulon. (Munadi)













































































































Discussion about this post