Namun, pihaknya belum bisa memastikan status semua pasien tersebut, apakah positif atau negatif Covid-19. Karena, sampai saat ini hasil swab masih belum keluar. “Hasil swab belum keluar, jadi kami belum bisa menjelaskan statusnya positif atau negatif. Tapi hasil rapid diagnostic test (RDT) semuanya dinyatakan negatif,” ujar Nanang,
Nanang menjelaskan, semua pasien yang meninggal dunia, baik ODP maupun PDP sudah dimakamkan sesua protokol pencegahan Covid-19, termasuk 2 orang PDP asal Kecamatan Kedawung dan Panguragan yang dimakamkan kemarin.
“Kasus yang meninggal pada tanggal 11 April 2020 sudah dimakamkan sesuai protokol covid-19 sebagai upaya pencegahan. Satu orang pria asal Kedawung berusia 67 tahun dan satu orang lagi jenis kelaminnya sama, dia berusia 54 tahun,” jelas Nanang.
Masih menurut Nanang, semua pasien baik PDP maupun ODP terjangkit virus impor dari daerah yang masuk zona merah. Sehingga, sampai saat ini situasi Kabupaten Cirebon masih kondusif.
Pihaknya justru mengkhawatirkan terjadinya penularan orang per orang tanpa ada riwayat perjalanan dari daerah zona merah. “Tapi mudah-mudahan ini tidak terjadi,” harap Nanang. (Ghofar)













































































































Discussion about this post