MAJALENGKA, (FC).- Pasca perayaan tahun baru imlek 2022, Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka melaporkan ada penambahan 10 kasus Covid-19 pada Rabu (2/2).
Dengan demikian, total kasus Covid-19 di kota angin berjumlah 11.859 kasus. Pasien yang sembuh dari Covid-19 juga bertambah satu orang, sehingga berjumlah 11.020 orang.
Pasien yang masih dirawat atau menjalani isolasi mandiri (kasus aktif) bertambah empat orang sehingga berjumlah 9 orang.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Agus Susanto mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah penambahan kasus baru Covid-19 tersebut terjangkit varian Omicron atau bukan.
Pasalnya, saat ini laboratorium provinsi Jawa Barat masih memeriksa sampel seluruh kasus baru tersebut.
“Kami belum bisa menentukan itu varian Omicron atau bukan. Nunggu hasil pemeriksaan laboratorium provinsi,” ujar Agus melalui keterangan resminya, Rabu (2/2).
Agus menginginkan, seluruh stakeholder bisa menjadi agen edukasi kepada masyarakat untuk lebih waspada. Terlebih, kasus Covid-19 varian Omicron di Jawa Barat, umumnya di Indonesia kembali meningkat.
“Agar bapak ibu stakeholder terkait tidak terlena dengan melaksanakan strategi prokes lebih ketat, vaksinasi bagi yang belum dan yang belum lengkap serta untuk segera mendapatkan booster vaksin di sentra layanan,” ucapnya.
Kendati ada penambahan kasus, Agus menambahkan, penanganan Covid-19 dianggap terkendali.
“Alhamdulillah penanganan kasus Covid-19 di Majalengka hingga sekarang terbilang berhasil, meski hari ini ada 10 penambahan kasus. Kita bisa lihat, di dua rumah sakit hanya 2 orang yang merawat pasien covid – 19 dan satu pasien dirawat diluar Majalengka” jelas dia.
Untuk mencegah penambahan kasus lebih banyak, jelas dia, pihaknya melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
Selain gencar sosialisasi protokol kesehatan (prokes) Covid-19, kegiatan vaksinasi Corona terus dilakukan secara terus menerus. “Vaksinasi terus kita gencarkan. Capaian sekarang alhamdulilah sudah tembus 84 persen,” katanya. (Munadi)














































































































Discussion about this post