Disamping tiga faktor utama pertanian yang harus diprioritaskan, Nina Lucky juga akan menyediakan 31 excavator guna pemeliharaan irigasi pertanian.
“Saya sudah banyak mendengar, memang di Indramayu perihal permasalahan irigasi untuk pertanian yang kurang maksimal, dan setelah mendengar masukan ini saya sangat siap untuk membangun pertanian Indramayu,” kata Nina Agustina.
Sementara itu, H.Karcadi yang merupakan Ketua Kelompok Tani Mekarsari, Desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat berharap agar bantuan yang diberikan bukan hanya dari Pemerintah pusat saja melalui Kementerian pertanian, terutama dari aspirasi Anggota DPR RI Komisi IV, Ono Surono.
Kedepan, kata dia, harus didorong juga dengan bantuan pertanian dari Pemerintah daerah. Karena selama ini pihaknya belum pernah mengakses program dari dinas langsung yang dianggarkan dari APBD.
“Dari aspirasi pak Ono kita sudah mendapat pompa air, handspayer, kelompok tani yang lain juga banyak yang sudah mendapat traktor, power tresher atau grabagan,” jelasnya
Ia berharap, bisa segera mendapat kartu tani, agar ada bantuan atau jaminan seperti yang diharapkan.
Wakil ketua bidang politik DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, Carkaya memaparkan, para petani Indramayu terus berupaya menegakkan kedaulatan pangan, Hal itu terwujud asalkan kedaulatan petani juga terpenuhi dengan hadirnya pemerintah daerah yang benar-benar pro petani serta tersedianya sarana dan prasarana pertanian.














































































































Discussion about this post