KAB. CIREBON, (FC).- Warga Desa Citemu Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon yang sebagian besar bermata pencaharian nelayan, menyambut rasa suka pembagian program bantuan pangan nasional berupa beras dari Perum Bulog, Kamis (24/7/2025). Hal itu lantaran kondisi melaut sedang sepi hasil tangkapan.
Bantuan beras yang disalurkan sebanyak 20 kg untuk bulan Juni dan Juli 2025 tersebut, rupanya bak ketiban durian runtuh bagi warga penerima di Desa Citemu, lantaran mayoritas warganya sebagai nelayan, tentu dengan adanya penyaluran bantuan beras dapat membantu meringankan beban ekonomi di tengah hasil tangkapan ikan atau rajungan menurun.
Salah seorang warga setempat, Suroso bersyukur adanya bantuan beras 20 kg dari pemerintah. Tentunya ini sangat membantu dirinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di saat musim paceklik, lantaran hasil tangkapan merosot.
Diakuinya, meskipun saat ini ia sudah tidak melaut, namun keluarganya saat ini masih tetap melaut. Lanjutnya, memang banyak nelayan yang tidak pergi melaut karena tangkapan rajungan lagi sepi, meskipun masih ada nelayan yang memaksa untuk pergi melaut.
“Adanya bantuan beras ini jelas membantu untuk kebutuhan makan sehari-hari, karena ekonomi lagi sulit, saya ucapkan terimakasih kepada pemerintah,” ucapnya.
Sementara Kuwu Citemu, Herintiano mengatakan, di desanya untuk penerima bantuan beras mengalami penurunan, meskipun terbilang tidak banyak. Namun, diakuinya tidak sedikit ia mendapatkan pertanyaan dari warga yang dipenyaluran tahun 2025 ini tidak mendapatkan bantuan beras.
“Penurunan tidak banyak dari sebelumnya penerima dikisaran 400 orang, saat ini hanya mendapatkan 388 Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Kuwu Are berharap warga penerima bantuan beras dapat memanfatkan bantuan beras tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya. (Nawawi)















































































































Discussion about this post